KSU Derami Beri Sanksi Tegas Posdaya tak Serius

Editor: Koko Triarko

Sekretaris KSU Derami Padang, Latifah/ Foto: M. Noli Hendra 

PADANG – Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang, Sumatra Barat, memberikan sanksi tegas kepada pengurus Pos Pemberdayaan Keluarga (Keluarga) yang tidak serius menjalankan kewajibannya.

Sekretaris KSU Derami Padang, Latifah, mengatakan, tahun lalu setidaknya ada puluhan Posdaya yang dinonaktifkan, karena pengurusnya melakukan tindakan yang tidak semestinya. “Namun, tahun ini ada enam Posdaya yang kembali kita aktifkan,” katanya, Selasa (25/12/2018).

Persoalan yang terjadi di enam Posdaya itu sebagian besar adalah tingginya angka tunggakan kredit, dari pinjaman modal usaha yang diberikan oleh Tabur Puja, yang merupakan unit usaha dari KSU Derami Padang.

Menurutnya, tunggakan kredit yang terjadi di enam Posdaya itu tidak bisa ditoleransi, karena angka tunggakannya mencapai 50 persen. Artinya, 50 pinjaman yang diberikan tidak dikembalikan oleh masyarakat yang menjadi pinjaman.

“Kami di pengurus telah menanyakan langsung kepada pengurus Posdaya. Jawabannya, pengurus kurang teliti memberikan pinjaman modal usaha ke masyarakat. Maksudnya, masyarakat yang tidak memiliki usaha yang jelas, tetap saja diberi bantuan modal usaha,” ujarnya.

Latifah mengaku, berurusan soal uang dengan masyarakat yang targetnya adalah keluarga kurang mampu, memang memiliki risiko yang besar. Namun, setidaknya pengurus Posdaya bisa lebih teliti, keluarga kurang mampu seperti apa yang perlu dibantu dalam ekonomi keluarga.

“Nyatanya, enam Posdaya itu tidak melakukan penyaringan yang demikian,” katanya.

Lihat juga...