KY Wajib Lindungi Pelapor Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

Editor: Makmun Hidayat

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi KY, Farid Wajdi - Foto: M. Hajoran Pulungan

JAKARTA — Kerahasiaan identitas pelapor menjadi sesuatu yang sangat penting dalam penanganan laporan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) oleh Komisi Yudisial (KY). Pelapor, terlapor, dan saksi dilindungi kerahasiaanya, untuk menghindari adanya intimidasi dari pihak yang merasa dirugikan.

“Masyarakat yang mengadu ke KY, sesuai dengan peraturan KY Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penanganan Laporan Masyarakat, bahwa setiap pelapor mendapatkan jaminan kerahasiaan atas keterangan atau informasi yang karena sifatnya merupakan rahasia KY,” kata Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi KY, Farid Wajdi di Jakarta, Senin (10/12/2018).

Menurutnya, pelapor wajib dilindungi dan diproteksi dan kedudukan pelapor dirahasiakan. Dalam pelaksanaannya guna menindaklanjuti laporan masyarakat, sebut Farid, KY juga dapat melakukan jemput langsung kepada pelapor.

“Semua proses akan difasilitasi oleh KY, sehingga laporannya tersebut dianggap cukup bukti di awal dan dirahasiakan untuk melindungi pelapor,” ujarnya.

Lihat juga...