Lawan Arema Bak Laga Hidup Mati PS Tira

Editor: Koko Triarko

142
YOGYAKARTA – Ancaman degradasi sudah membayangi PS Tira. Berada di peringkat 17 atau kedua dari bawah dengan poin 36, PS Tira pantas waswas. Bila kehilangan poin di tiga pertandingan terakhir Liga 1, mereka bisa turun kasta.
Apalagi, tim-tim di atasnya sudah unggul tiga poin. Sriwijaya FC yang sukses mengalahkan Mitra Kukar pun sudah beranjak ke posisi 15 atau keluar dari zona degradasi.
Tidak ada pilihan, kecuali menang bagi PS Tira saat menjamu Arema FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (2/12/2018). Bak perhelatan perang, ini menjadi laga hidup mati bagi PS Tira. Gagal meraih poin penuh, harapan The Young Warriors bertahan di Liga 1 bakal menipis, atau bahkan tertutup sama sekali.
Sebaliknya, kemenangan atas Arema bisa memperpanjang napas PS Tira. Setidaknya, mereka harus bisa melanjutkan tren positif itu saat menghadapi PSMS Medan dan Borneo FC.
“Kami sudah bertekad untuk tidak terdegradasi. Jadi, kami harus memenangkan laga melawan Arema FC. Selanjutnya, kami juga membidik kemenangan saat melawan PSMS dan Borneo FC,” kata pelatih, Nilmaizar.
Persiapan fisik, taktik dan mental, katanya, sudah dilakukan untuk menghadapi Arema FC. Pihaknya juga sudah melakukan perbaikan dalam menyerang maupun bertahan.
“Harus diakui, Arema FC tim yang solid. Di belakang ada Hamka Hamzah. Selain itu, ada Arthur Cunha dan Makan Konate. Terpenting kami harus memiliki pertahanan yang kompak, yang menjadikan lawan tidak leluasa saat berada di daerah pertahanan kami,” ujarnya.
Kapten PS Tira, Abu Bakr Radanfah, pun berharap meraih hasil positif di laga kandang tersebut.
“Kami harus fokus, karena Arema FC merupakan tim besar. Meski tak mudah, kami harus meraih tiga poin di laga ini. Dan, kami sudah siap 100 persen menghadapinya,” kata Abu Bakr.
Di laga krusial tersebut, PS Tira kemungkinan kehilangan gelandang Dzmitry Rekish, yang kondisinya belum fit. Meski demikian, Nilmaizar masih memantau perkembangan terakhir pemainnya.
“Saya melihat dulu perkembangan terakhir dia. Bila sudah fit, Rekish bisa dimainkan. Tapi, saya juga sudah siapkan penggantinya,” kata Nilmaizar, lagi.
PS Tira sesungguhnya meraih positif saat bertemu Arema FC di Malang. Saat itu, PS Tira yang sudah ditangani Nilmaizar sukses menahan tuan rumah 2-2.
PS Tira sukses meraih satu poin lewat gol Sansan Husaeni di injury time. Di laga kali ini, PS Tira tak sekadar memburu satu poin, tetapi tiga poin.
Baca Juga
Lihat juga...