Lebih 3.000 Data Kependudukan di Mitra Terancam Diblokir

Pengurusan KTP-El, ilustrasi -Dok: CDN

MINAHASA TENGGARA – Sekitar 3.900 data kependudukan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara, terancam diblokir akibat belum melakukan perekaman.

“Jadi kalau belum lakukan perekaman, tentu dengan sendirinya data kependudukan mereka akan segera diblokir. Itu merupakan kebijakan dari pusat,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, David Lalandos, di Ratahan, Selasa (11/12/2018).

Dia mengingatkan, warga yang belum melakukan perekaman agar segera menghubungi pihak Disdukcapil untuk menghindari pemblokiran tersebut.

Meski masih berjumlah ribuan warga, namun David mengaku optimis hingga akhir 2018, jumlah tersebut akan mengalami pengurangan. “Sudah kami koordinasikan ke tiap desa dan kelurahan, agar mengingatkan ke warga yang belum merekam. Kemudian dimintakan data warga yang sudah merekam dan belum. Saya sangat, yakin jumlah warga yang belum merekam bakal terus berkurang,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, dengan pemblokiran data, warga yang belum merekam nanti bakal sulit mendapat bantuan dari pemerintah, serta urusan lainnya.

“Tentu KTP menjadi syarat utama penerimaan tiap bantuan sosial dari Pemerintah. Kalau tidak memiliki KTP, pasti warga tersebut tak bakal menerima bantuan,” katanya.

Dia menambahkan, untuk pelayanan perekaman tetap dibuka pada libur natal dan tahun baru nanti, kecuali pada 25 Desember. “Tetap akan ada petugas perekaman yang disediakan. Mengingat deadline pemblokiran terakhir tanggal 31 Desember,” tandasnya.

Lihat juga...