Mahasiswa Mendesak Bupati Bebaskan Sikka dari KKN

Editor: Mahadeva WS

MAUMERE – Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), perilaku korupsi sudah menjadi benalu sosial. Aksinya, telah merusak struktur pemerintahan, menghambat jalannnya pemerintahan dan pembangunan.

Ketua GMNI cabang kabupaten Sikka Emilianus Y.Naga. Foto : Ebed de Rosary

“Korupsi adalah sikap hidup oknum atau kelompok orang, yang memakai uang sebagai standar kebenaran, dan sebagai kekuasaan mutlak. Karena itu kami mendesak, Bupati Sikka untuk menjadikan kabupaten ini bersih dari praktik KKN,” tegas ketua GMNI Cabang Sikka, Emilianus Y. Naga, dalam aksi demonstrasi memperingati Hari Anti Korupsi, Minggu (9/12/2018).

Proses birokrasi yang lambat, akan memunculkan perilaku menginginkan jalan pintas. Proses yang cepat dibutuhkan dan akan dilakukan, meski harus memberi uang pelicin atau sogokan. Praktik tersebut, diyakini akan terus terjadi, selama tidak ada kontrol yang tegas dari pemerintah maupun masyarakat. Praktinya, akan memunculkan golongan pegawai yang termasuk dalam kategori Orang Kaya Baru (OKB).

Lihat juga...