Malam Tahun Baru, Pemprov DKI Gelar Doa Bersama Korban Tsunami

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap menggelar Acara Malam Pergantian Tahun Baru 2019.

Pemprov bakal menyelenggarakan rangkaian acara pergantian tahun di sepanjang jalan mulai Jalan Medan Merdeka Barat (Pintu Barat Daya Monas) – Jalan MH. Thamrin (Bundaran HI) – Jalan Jenderal Sudirman sampai dengan Dukuh Atas.

Seluruh rangkaian acara malam pergantian tahun baru 2019 dilaksanakan pada hari Senin 31 Desember 2018 dimulai pukul 19.00 sampai dengan 24.00 WIB. Rangkaian perayaan malam pergantian tahun baru Pemprov DKI Jakarta juga akan mengadakan doa bersama untuk para korban tsunami di Banten.

“Kita juga menggelar doa bersama untuk saudara kita yang tertimpa musibah tsunami di Pandeglang, Banten. Doa bersama akan dilakukan pada pukul 24.00 WIB bertempat di Panggung Utama Bunderan Hotel Indonesia,” ujar Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari, melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (29/12/2018).

Kata Premi, seperti tahun sebelumnya juga, Pemprov selalu melaksanakan kegiatan nikah massal di lapangan parkir Thamrin 10 dengan menghadirkan penceramah kondang Aa Gym yang memberikan nasihat pernikahan.

Total peserta 557 pasangan dengan rincian peserta nikah massal 221 pasang dan peserta isbat nikah 336 pasang.

“Peserta juga akan mendapatkan bingkisan serta uang sebesar Rp 500.000. Warga yang datang pun dapat menikmati Bazar UMKM yang berasal dari perwakilan 44 Kecamatan dan Binaan UMKM (total 70 tenda) yang akan digelar di sekitar area depan Lapangan Parkir Thamrin 10,” ujarnya.

Diketahui, kata Premi, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan empat panggung hiburan yang dimulai dari pintu Monas Barat Daya sampai dengan Bundaran HI. Selain Panggung Hiburan, terdapat juga Pertunjukan Musik Tepi Barat dan Tepi Timur di sepanjang Jalan M.H. Thamrin.

Berikut rincian panggung hiburan yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta; panggung hiburan di Bunderan Hotel Indonesia, panggung hiburan pintu masuk Monas Barat Daya, panggung hiburan perempatan ujung Jalan Kebon Sirih, dan panggung hiburan perempatan ujung Jalan K.H. Wahid Hasyim.

Premi menjelaskan, dasar hukum penyelenggaraan acara ini adalah Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 125 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Acara Malam Pergantian Tahun Baru 2019.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menginformasikan kepada pengelola gedung-gedung sekitar Jalan M.H Thamrin melalui Surat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2228/-1.855.1 tanggal 28 Desember 2018 hal Pemberitahuan Penyelenggaraan Rangkaian Kegiatan Acara Malam Tahun Baru 2019,” pungkasnya.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan, Sigit, mengatakan, sudah menyiapkan lokasi parkir untuk masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi. Serta melakukan rekayasa lalu lintas dan menutup jalan di lokasi acara tersebut secara bertahap, mulai 31 Desember 2018 pukul 17.00 WIB s.d 1 Januari 2019 pukul 01.00 WIB dengan memperhatikan situasi di lapangan.

“Sebagai upaya memberi kenyamanan bagi masyarakat yang datang serta untuk mengondisikan lokasi acara dari kendaraan bermotor untuk selanjutnya dilakukan persiapan acara,” ungkapnya.

Berikut penutupan ruas jalan yang dilakukan Dishub di malam pergantian tahun baru; Jl. Majapahit sisi Timur ( Simpang Harmoni),  Jl. Museum,  Jl. Budi Kemuliaan,  Jl. Kebon Sirih (Simpang Jembatan Serong s/d Simpang Jl. Agus Salim/Sabang),  Jl. Wahid Hasyim (Simpang Jl. Mas Mansyur s/d Simpang Jl. Agus Salim/Sabang), Jl. Kebon Kacang,  Jl. Teluk Betung,  Jl. Medan Merdeka Barat (sisi Barat & Timur),  Jl. Medan Merdeka Selatan (sisi Utara dan Selatan), Jl. Jenderal Sudirman (Selatan – Utara ditutup mulai dari depan Gedung BNI 46), Jl. Tanjung Karang (Plaza UOB), Jl. Imam Bonjol (Simpang Jl. Agus Salim/Jl. Pamekasan s.d Bundaran HI – Jl. Blora),  Jl. Sunda, Jl. Medan Merdeka Selatan (tahap 1 depan Wisma Antara, tahap 2 Kedubes Amerika),  Jl. Medan Merdeka Utara (depan Gedung Pertamina) dan Jl. Veteran 3.

Selama dilakukan penutupan, lokasi jalan tersebut steril dari lalu lintas kendaraan bermotor dan sepeda (kecuali petugas), serta delman dan gerobak pedagang/PKL.

Untuk pengalihan lalu lintas: Pengalihan lalu lintas dari Utara – Selatan. Kendaraan dari arah Harmoni yang akan menuju ke Selatan diarahkan/ dialihkan melalui Jl. Juanda – Lap. Banteng – Jl. Pejambon – Jl. Ridwan Rais dan seterusnya.

Lalu pengalihan lalu lintas dari Selatan – Utara. Kendaraan dari arah Semanggi yang akan menuju ke Utara diarahkan/dialihkan melalui melalui Jl. Margono Joyohadikusumo – Jl. KH. Mas Mansyur atau Jl. Galunggung dan seterusnya.

Kemudian pengalihan lalu lintas dari Barat – Timur dan sebaliknya Melalui Jl. Suryo Pranoto – Jl. Juanda – Jl. Pos – Jl. Gunung Sahari – dst atau Jl. Tambak – Jl. Sultan Agung – Jl. Galunggung – dan seterusnya.

Sedangkan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi pengunjung, lanjut Sigit, maka khusus Bus Transjakarta Koridor 1 (Blok M – Kota) dan Koridor 2 (Pulogadung – Harmoni) tetap dapat melayani pelanggan, pengalihan rute dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas yang ada.

Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan secara khusus pengelolaan transportasi menuju sejumlah kawasan wisata untuk menyambut antusiasme warga yang akan menghabiskan waktu menyambut pergantian tahun di luar rumah.

Kesiapan tersebut ditunjukkan dengan kesiapan Transjakarta beroperasi 24 jam, rencana parkir kendaraan dan menyiagakan petugas piket atau posko di kantor Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, setiap Sudinhub, Unit Pengelola Terminal, dan juga Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas (SPLL) selama 24 jam.

Transjakarta juga akan menambah jumlah bus yang beroperasi di koridor 1 (Blok M-Kota), 5 (Ancol-Kampung Melayu), dan 7 (Kampung Rambutan-Ancol) pada momen liburan akhir tahun. Total TransJakarta akan menambah 126 bus angkutan malam hari pada malam pergantian tahun baru.

“Rencana ini untuk mengantisipasi kenaikan jumlah pelanggan Transjakarta. Informasi akses menuju lokasi wisata dengan Bus TransJakarta bisa diperoleh melalui aplikasi www.trafi.com/id/jakarta,” paparnya.

Adapun bagi masyarakat yang ingin berkeliling kota Jakarta dapat memanfaatkan layanan bus tingkat secara cuma-cuma. Terdapat tujuh layanan, yaitu:
1. History of Jakarta (BW1) dengan rute Juanda-Monas-Balai Kota-Museum Nasional, Gedung Arsip-Museum Bank Indonesia-BNI 46-Pasar Baru-Juanda.
2. Jakarta Modern (BW2) mulai dari Juanda-Monas-Balai Kota- Sarinah–Plaza Indonesia-Sarinah-Museum Nasional-Pecenongan-Pasar Baru-Juanda.
3. Art and Culinary (BW3) memiliki rute Balai Kota-Sarinah-Plaza Indonesia-Harmoni-Gedung Arsip, Museum Bank Indonesia-BNI 46-Sawah Besar-Pecenongan-Juanda-Monas-Balai Kota.
4. Jakarta Skyscrapers (BW4) dengan layanan Juanda-Monas-Balai Kota-Sarinah-Tosari-Dukuh Atas-Karet Sudirman-Bundaran Senayan-Gelora Bung Karno-Dukuh Atas-Plaza Indonesia-Museum Nasional-Pecenongan-Pasar Baru-Juanda.
5. RPTRA Kalijodo (BW5) dari Balai Kota-Sarinah-Tosari, RPTRA Kalijodo-Tosari-Plaza Indonesia-Sarinah-Balaikota.
6. Makam Mbah Priok (BW6) melayani Juanda-Monas-Balai Kota-Sarinah-Tosari-Makam Mbah Priok.
7. Jakarta Shopping (BW7) dengan layanan dari Balai Kota-Sarinah-Tosari-Dukuh Atas-Gelora Bung Karno-Plaza Senayan-Senayan City-Gelora Bung Karno-Dukuh Atas-Tosari-Grand Indonesia-Sarinah-Balai Kota.

Dishub Premprov DKI Jakarta juga telah membuat perencanaan lokasi-lokasi kantong parkir dalam rangka acara Malam Pergantian Tahun Baru 2019.

Sigit juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan yang ditutup, menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan.

Lihat juga...