Mall Pelayanan Publik Solusi Layanan Terpadu Pusat-Daerah

Editor: Koko Triarko

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Menpan RB), Syafruddin, -Dok: CDN

PADANG – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Menpan RB), Syafruddin, meresmikan Mall Pelayanan Publik ke-11 di Indonesia yang berada di Blok III Lantai IV, Pasar Raya Padang, Sumatra Barat.

Menurutnya, dengan adanya Mall Pelayanan Publik di tengah Pasar Raya Padang, akan membuat keberadaan Mal Pelayanan Publik dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Masyarakat yang datang ke pasar tidak hanya menfokuskan hanya berbelanja, namun dapat melakukan pengurusan perizinan dan sebagainya yang ada di Mall Pelayanan.

“Padang adalah daerah ke-11 di Indonesia yang memiliki Mal Pelayanan Publik. Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Padang dengan di-launching-nya Mal Pelayanan Publik ini,” katanya, Kamis (27/12/2018).

Disebutkannya, dengan adanya Mall Pelayanan Publik, ini masyarakat tidak perlu pindah-pindah dalam setiap pegurusan. Di Mal Pelayanan Publik semua pengurusan perizinan dan sebagainya dapat ditampung pada satu tempat.

“Sebelum ada di Padang, Mall Pelayanan Publik telah ada dulu di Jakarta, Surabaya, Banyuwangi, Denpasar, Batam dan Kota Bekasi, dan empat ibu kota provinsi lainnya,” paparnya.

Ia menjelaskan, Mall Pelayanan Publik merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik. Gagasan ini dibuat langsung oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Untuk itu, konsep mal ditawarkan sebagai solusi dari pelayanan terpadu, yang saat ini belum terintegrasi antara pelayanan pusat dan daerah.

“Jadi, adanya Mal Pelayanan Publik ini, sekaligus untuk memberikan pelayanan bisnis dalam satu tempat. Kita hanya datang ke satu tempat untuk memenuhi semua keperluan,” tegasnya.

Menurutnya, inovasi pelayanan ini sebagai salah satu solusi untuk mempermudah segala pelayanan yang dibutuhkan warga. Konsep Mall Pelayanan Publik mengadopsi dari Public Service Hall (PSH) milik Azerbaijan bernama ASAN Xidmat

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan, dipilihnya Pasar Raya Padang sebagai lokasi Mall Pelayanan Publik, karena tempatnya strategis. Sebab, seiring masyarakat berbelanja, namun juga mengurus beragam perizinan.

Dikatakannya, pada Mall Pelayanan Publik ada 11 instansi vertikal dan lainnya, akan melayani pengurusan bagi masyarakat. Pelayanan yang disiapkan itu mulai dari pembuatan SIM, SKCK, dan lainnya, oleh Polresta Padang, kemudian pelayanan pembuatan paspor, izin menggunakan tenaga asing, izin tinggal, dan lainnya oleh Imigrasi hingga pelayanan pengurusan NPWP pribadi dan perusahaan oleh Pajak Pratama 1 dan 2.

“Selain itu, juga pengurusan daftar nikah, haji, dan umrah oleh Kemenag Padang, daftar buku dan klaim oleh PT Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan, layanan pasang baru PLN dan PDAM, daftar baru dan klaim BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, serta layanan lain oleh sejumlah OPD Pemko Padang,” ujarnya.

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit, turut menyambut baik dengan kehadiran Mall Pelayanan Publik di Kota Padang ini. Dengan hadirnya Mall Pelayanan Publik di Sumbar yang berada di Kota Padang, dapat menjadi rujukan Kabupaten dan Kota lain di Sumbar untuk membuat hal yang serupa.

“Untuk itu, kita harap setelah diluncurkan di Kota Padang ini, ada Kabupaten dan Kota lain di Sumbar yang ikut ambil bagian, dalam meluncurkan Mall Pelayanan Publik, untuk kemudahan masyarakat dalam pengurusan perizinan dan sebagainya,” pungkasnya.

Lihat juga...