Menaker: Aplikasi SIPMI Dorong Pekerja Migran Ikuti Prosedural

JAKARTA — Aplikasi Sistem Informasi Pekerja Migran Indonesia (SIPMI) yang baru diluncurkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan diharap dapat mendorong pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural menjadi PMI prosedural atau legal.

Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, mengatakan SIPMI merupakan salah satu wujud konkret kehadiran negara dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi PMI yang sudah berkontribusi besar bagi perekonomian Indonesia.

Hanif Dhakiri menjelaskan di aplikasi SIPMI memiliki tiga prioritas utama. Pertama, menunjang kebutuhan pekerja migran Indonesia untuk berkomunikasi secara personal maupun mengelola aktivitas grup, seperti obrolan jaringan pribadi, grup, dan berbagi lokasi baik dengan sesama pekerja migran maupun dengan keluarganya.

Kedua, menunjang informasi yang dibutuhkan para pekerja migran baik dari sesama pekerja migran maupun dari Pemerintah.

Lihat juga...