hut

Menikmati Dingin di Pusuk Sembalun

Editor: Mahadeva WS

LOMBOK – Bencana Gempa bumi yang melanda Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, ternyata tidak berpengaruh lama terhadap objek wisata di Pulau Lombok. Objek wisata tetap ramai dikunjungi wisatawan, termasuk di libur Ahir pekan.

Pusuk (Puncak) Desa Wisata Sembalun, Kabupaten Lombok Timur salah satunya. Objek wisata tersebut, setiap libur akhir pekan selalu ramai oleh masyarakat maupun wisatawan. Mereka datang untuk menikmati keindahan alam pegunungan yang hijau dan rindang dan puncak Sembalun.

Di musim hujan seperti sekarang, rerimbunan pepohonan dari mulai pintu masuk, sepanjang jalan hingga di bagian puncak Sembalun, terlihat makin indah dan hijau. Kabut yang menutupi membuat hawa dingin begitu terasa meski sudah menggunakan jaket penghangat. “Memasuki kawasan puncak Sembalun itu, hawa dingin begitu terasa, apalagi musim hujan seperti sekarang, hawa dingin semakin terasi menusuk kulit, terutama yang menggunakan kendaraan bermotor,” kata Ningsih, warga Lendang Nangka, Lombok Timur, Minggu (16/12/2018).

Meski demikian, rasa lelah menempuh perjalanan jauh, dengan jalanan yang menanjak, akan terbayar dengan pemandangan yang didapatkan di sepanjang jalan. Dari atas Pusuk Sembalun, pengunjung bisa menikmati keindahan kawasan Rinjani yang diselimuti kabut putih dan membentuk corak. Hal itu membuat Rinjani terlihat tampak semakin indah dipandang.

Samsul, Remaja asal Kota Mataram mengaku, paling senang libur akhir pekan datang ke pusuk Sembalun. Saat musim hujan seperti sekarang, selain bisa menikmati keindahan pemandangan alam pegunungan dari puncak Sembalun, juga bisa berburu dan membeli buah strawberry ke lahan pertanian milik warga Desa Wisata Sembalun.

Strawbery bisa dipetik sendiri, cukup hanya dengan membayar Rp5.000 ke pemilik kebun. “Jadi dua kita dapat, kalau di kawasan puncak Sembalun, bisa menikmati keindahan alam pegunungan, kalau turun bisa berwisata pertanian dan berburu buah strabery yang masih segar,” katanya.

Ibu Masni, warga Desa Sembalun menyebut, meski sempat dilanda bencana gempa bumi beberapa waktu lalu, kunjungan wisatawan menuju puncak Sembalun termasuk Desa Wisata Sembalun saat ini sudah mulai normal dan ramai. Masni berharap ke depannya kunjungan wisatawan akan semakin ramai.

Lihat juga...