MPR Dukung PMP Dihidupkan Lagi

193
Wakl Ketua MPR RI, Mahyudin. -Dok: CDN

BALIKPAPAN – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Mahyudin, menegaskan dukungannya agar mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) kembali diajarkan di sekolah-sekolah.

Menurut dia, hal itu menjadi aspirasi dari guru-guru di sekolah-sekolah. “Hal ini sudah saya sampaikan kepada Presiden Jokowi dan berharap Pemerintah menyikapi dan menindaklanjutinya,” ujar Mahyudin, di Balikpapan, Minggu (2/12/2018).

Ia mengatakan, pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) saat ini tidak mencukupi, karena pendidikan moralnya ditinggalkan. Padahal, pendidikan moral sangat penting untuk diajarkan, terutama menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan zaman globalisasi.

Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat “banjir” informasi dan semakin menghilangkan batas-batas negara. Akibatnya, membuat ancaman juga meningkat.

“Untuk itu, tanpa kemampuan membentengi diri sendiri, berbagai ideologi dari luar yang membahayakan ideologi negara Pancasila, semakin mudah berkembang,” katanya.

Hal ini bila tidak diantisipasi, akan membuat ancaman radikalisme semakin meningkat dan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Di zaman internet ini, semua informasi bisa diakses, di sinilah kita perlu mengantisipasi,” tandas Mahyudin.

Sementara, Anggota MPR, Popong Otje Djundjunan, yang menjadi pembicara sosialisasi empat pilar MPR, mengatakan ancaman terhadap ideologi bersifat laten.

“Artinya terus-menerus akan berusaha mengganti ideologi negara sampai kiamat nanti,” katanya.

Untuk itulah, PMP dibutuhkan untuk diajarkan kembali di sekolah-sekolah, guna memperkuat nilai-nilai dasar negara.

Mahyudin dan Popong Otje Djundjunan pada Minggu (2/12/2018), menyosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada Himpunan Wanita Karya.

Pada siang harinya, keduanya memberikan sosialisasi di hadapan Forum Komunikasi Perumahan Atas Air (FKPPA) Balikpapan di Pemukiman Atas Air Marga Sari.

Empat pilar kebangsaan adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...