Natal bersama DKI Jakarta Digelar di Ancol 11 Januari

Editor: Mahadeva WS

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengajak umat Kristiani untuk merayakan Natal bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di Ancol, Jakarta Utara. Acara Natal bersama akan digelar pada 11 Januari 2019.

“11 Januari kita akan merayakan Natal bersama di Jakarta. Ini adalah perayaan Natal pertama, yang dilakukan bersama oleh masyarakat dan Pemprov,” kata Anies di Gereja Mawar Sharon, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (24/12/2018).

Anies mengatakan perayaan Natal bersama akan diselenggarakan di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara. Diharapkan, perayaan bersama tersebut akan memperkuat tali silaturahmi. “Semoga Bapak-Ibu hadir bersama untuk memperkuat tali silaturahmi,” tandasnya.

Anies mengatakan, Indonesia memiliki keunikan yang tidak dimiliki negara lain. Keunikan tersebut adalah, persatuan yang tetap terjaga. “Kita semua menyadari, yang unik dari Indonesia bukan latar belakang berbeda. Banyak negara lain yang berbeda-beda. Tapi yang membedakan dari negara lain adalah, persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

Diharapkan, perayaan Natal dapat menambah persaudaraan antar warga. Dia berharap perayaan Natal berlangsung dengan damai. “Kita berharap di Natal ada pesan persatuan. Yang tidak kalah penting adalah pesan persaudaraan,” jelasnya.

Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, Hendra Hidayat, mengatakan, perayaan Natal tahun ini berbeda. Tidak hanya dilakukan oleh pegawai PNS Jakarta, melainkan seluruh pegawai BUMD, DPRD berikut anggota dewan juga diundang menghadiri acara perayaan natal. “Biasanya kan selama ini terpisah, jadi nanti pegawai Pemprov, kemudian pegawai sekretariat DPRD, pegawai seluruh BUMD DKI, anggota DPRD kemudian seluruh umat Nasrani dan Katolik di tujuh aras DKI Jakarta akan ikut perayaan natal pada 11 Januari besok,” paparnya.

Dia mengharap seluruh warga DKI, juga dapat menghadiri acara Natal 2018, yang diselenggarakan Pemprov DKI. Diperkirakan akan ada lebih dari 13.000 orang, yang menghadiri acara perayaan natal bersama tersebut. “Nggak ada persyaratan khusus. Dengan senang hati kami mengundang seluruh masyarakat Jakarta untuk bisa natal bersama,” ungkap Hendra.

Acara tidak bakal di gelar di ruang terbuka, demi ke khusyukan ibadah.  “Untuk kekhusyukan umat, mereka minta supaya di dalam ruangan, bukan di outdoor, karena ada rangkaian ibadahnya,” kata Hendra.

Ecovention Ancol dipilih, karena memiliki lahan yang luas, dan bisa menampung seluruh warga DKI, yang hendak merayakan Natal bersama. Perayaan natal sengaja tidak digelar di Monumen Nasional (Monas) lantaran lokasinya terlalu terbuka dan tidak cocok untuk ibadah. “Dari pertimbangannya tempatnya, parkir dan lokasinya memadai untuk acara. Kalau perayaan natal itu untuk kekhusyuan umat, maka diminta supaya di dalam ruangan, nggak di outdoor seperti Monas,” jelasnya.

Lihat juga...