Nelayan di Aceh Dilarang Melaut pada 26 Desember

Ilustrasi -Dok: CDN

BANDA ACEH – Lembaga Panglima Laot Aceh, mengingatkan nelayan di provinsi itu agar tidak melaut pada 26 Desember, sebagai peringatan terjadinya bencana alam gempa dan tsunami besar di Aceh.

Wakil Sekretaris Jenderal Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek, mengatakan, 26 Desember menjadi hari pantang melaut, karena pada tanggal tersebut merupakan peringatan gempa disusul tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004.

“Bagi nelayan yang tidak mematuhi larangan melaut pada hari Rabu (26/12), akan diterapkan sanksi yang telah ditetapkan sebagaimana juga pantang melaut Hari Jumat, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha,” ucapnya, Senin (24/12/2018).

Pada saat gempa disusul tsunami pada 26 Desember 2004, banyak nelayan dan keluarganya menjadi korban. Terutama mereka yang tinggal di pinggir pantai.

Karena itu, katanya, nelayan Aceh setiap 26 Desember pantangan melaut. Pantangan melaut tersebut sama dengan setiap Jumat, hari raya Idul Fitri, Idul Adha, serta hari besar lainnya.

Lihat juga...