Nelayan Maluku Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi

ilustrasi -Dok: CDN

AMBON – Nelayan tradisional di Maluku, diimbau mewaspadai kejadian gelombang tinggi di laut Maluku. Dari perkiraan yang ada, gelombang tinggi akan terjadi beberapa hari ke depan.

Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon, Ot Oral Sem Wilar, mencatat, laut Maluku saat ini berpotensi mengalami tinggi gelombang hingga 2,50 meter. Laut Maluku, kaya ikan pelagis, demersal dan biota laut lain, yang bernilai ekonomi tinggi. Karena itu, para nelayan yang hendak menangkap ikan, jangan memaksakan diri melaut, dengan mengandalkan armada tradisional. Armada tradisional, tidak kuat menahan kondisi cuaca yang sewaktu-waktu bisa terjadi perubahan kecepatan angin.

Ot menyebut, imbauan kondisi cuaca telah disampaikan melalui masing-masing Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sembilan kabupaten dan dua kota, termasuk para Bupati maupun Wali Kota. Bila terjadi kondisi cuaca ekstrim, maka Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon, berwenang tidak mengizinkan kapal berlayar. Bahkan sekiranya dipandang perlu, aktivitas pelayaran untuk sementara ditutup, sambil menunggu laporan perkembangan cuaca terbaru.

“Para pengguna jasa transportasi juga hendaknya memaklumi bila terjadi penundaan dan keterlambatan jadwal keberangkatan kapal laut akibat faktor cuaca, karena pertimbangan perlunya memprioritaskan keselamatan,” tandas Ot. (Ant)

Lihat juga...