hut

NTB Ramah Investasi, Mudahkan Proses Perizinan

Editor: Satmoko Budi Santoso

MATARAM – Rangkul banyak investor, Provinsi Nusa Tenggara Barat membuat terobosan memberikan kemudahan dalam proses pengurusan perizinan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan, program NTB ramah investasi digagas, selain sebagai bagian dari upaya menggaet banyak investor menanamkan investasi di NTB, juga sebagai salah satu upaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor berinvestasi di NTB.

“NTB ramah investasi itu, Pemprov berupaya semaksimal mungkin memberikan rasa aman dan nyaman bagi investor,” kata Gita di Mataram, Senin (17/12/2018).

Ketika investor sudah merasa aman dan nyaman, investasi jelas akan banyak datang dengan sendirinya. Baik investasi sektor pariwisata, industri, pertanian, dan sektor lain.

Jadi, tegas Gita, makna ramah investasi adalah juga memberikan peluang dan percepatan kesempatan kepada investor melakukan aktivitas dengan terselesaikannya permasalahan mendasar, terkait tata ruang, permasalahan lahan juga clear and clean tidak ada masalah dengan penduduk, AMDAL pun sesuai.

“Semua proses itu dibantu oleh Pemprov NTB untuk difasilitasi. Lebih-lebih lokasi yang diajukan izin memang masuk dalam kawasan seperti KEK Mandalika. Kalau dalam kawasan semacam itu, semua sudah terkendali. Perencanaan juga terintegrasi,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur NTB, Zulkiflimansyah mengatakan, dalam rangka menggaet semakin banyak investor menanamkan investasi di NTB, Pemprov NTB telah mencanangkan program NTB ramah investasi dengan mempermudah proses perizinan, termasuk memangkas proses birokrasi yang dinilai berbelit – belit.

Selain itu, masalah konektivitas seperti infrastruktur juga terus dimantapkan, guna mendukung hal tersebut. Termasuk komoditi unggulan yang dihasilkan baik pertanian, sektor pariwisata, maupun sektor lain.

Lihat juga...