Omzet Penjual Buah Segar di Lamsel Menurun

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Musim hujan yang mulai rutin melanda wilayah Lampung ikut berimbas langsung pada sejumlah pelaku usaha penjualan buah. Selain pembelian dari konsumen langsung, permintaan dari pedagang minuman juga menurun.

Salah seorang pedagang buah, Budi (33) mengakui omzet penjualan menurun sekitar 30 persen dibandingkan saat musim panas.  Buah yang dijualnya di antaranya semangka, nanas, jeruk, mangga, pepaya calina, alpukat, salak, melon dan durian.

“Sebagian beresiko cepat busuk sehingga terpaksa menurunkan harga jual,” terang Budi saat ditemui Cendana News, Jumat (7/12/2018)

Biasanya dalam sehari ia mampu menjual jeruk manis hingga 100 kilogram. Selama musim hujan ia hanya bisa menjual sekitar 70 kilogram perhari. Kondisi yang sama juga pada beberapa jenis buah lainnya.

Selama musim kemarau Budi mengaku memperoleh omzet perhari untuk penjualan buah bisa mencapai minimal Rp2 juta namun selama musim hujan ia hanya mendapatkan Rp1,7juta bahkan kurang.

“Menurunkan harga menjadi solusi bagi penjual buah daripada mengalami kerugian akibat buah membusuk atau menyusut,” beber Budi.

Lihat juga...