Panen Lama, Petani Penajam tak Berminat Remajakan Kebun Sawit

PENAJAM – Petani kelapa sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tidak berminat melakukan peremajaan kebun kelapa sawit dengan menebang dan mengganti dengan bibit sawit baru yang berkualitas program Kementerian Pertanian.

Sejumlah petani kelapa sawit yang ditemui di Penajam, Minggu, mengatakan tidak berminat melakukan peremajaan kebun kelapa sawit. Jika tanaman sawit mereka ditebang dan diganti dengan bibit yang baru akan menunggu tiga sampai empat tahun baru bisa panen.

“Ada tawaran dari Dinas Pertanian untuk peremajaan kebun kelapa sawit tapi kami belum mau. Kalau ditebang dan diganti bibit yang baru selama tiga tahun tidak dapat apa-apa,” ujar Rusdi, salah satu petani kelapa sawit Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Meskipun hasil panennya sedikit, kami bisa dapat penghasilan tidak harus menunggu tiga sampai empat lagi baru bisa panen,” ujarnya lagi.

Darman petani sawit lainnya menyatakan, masih mempertimbangkan untuk melakukan peremajaan tanaman sawit, karena tanaman sawit miliknya sudah menghasilkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kalau tanaman sawit yang sudah ada ditebang dan diganti dengan bibit baru, butuh waktu lama lagi bisa panen dan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dari mana,” katanya.

Lihat juga...