Patung Jelawat Sampit Dilengkapi CCTV dan Internet Gratis

Patung Ikan Jelawat - Foto Istimewa

SAMPIT – Objek wisata Patung Ikan Jelawat di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dilengkapi dengan kamera CCTV (circuit closed television). Pengunjung juga difasilitasi internet gratis, untuk menambah keamanan dan kenyamanan.

“Saat ini, masih uji coba, dalam waktu dekat akan diresmikan. Ini upaya kami untuk mendukung pengembangan objek wisata. Ini tentu kami koordinasikan dengan instansi terkait,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kotawaringin Timur, Multazam.

Patung jelawat di pinggir Sungai Mentaya, menjadi objek wisata favorit di kawasan Kota Sampit. Setiap hari, sejak pagi hingga malam, kawasan tersebut ramai pengunjung. Kawasan patung ikan jelawat yang menyemprotkan air ke tengah sungai, kini makin populer dan menjadi rujukan bagi tamu yang berkunjung ke Sampit.

“CCTV dipasang di enam titik di kawasan ikon Jelawat. Selain memantau situasi objek wisata itu, CCTV juga merekam aktivitas lalu lintas sungai di kawasan itu, termasuk di Pelabuhan Sampit yang lokasinya berdampingan dengan patung jelawat,” tambahnya.

Menurut Multazam, banyak manfaat keberadaan CCTV. Selain merekam wajah dan aktivitas pengunjung, juga bermanfaat untuk menganalisis jumlah pengunjung dan waktu yang banyak dipilih pengunjung. Hal itu akan menjadi bahan evaluasi untuk membuat kebijakan terkait pengembangan objek wisata tersebut. Pemanfaatan teknologi tersebut, juga untuk memudahkan pemantauan di objek wisata tersebut. Instansi terkait bisa mengetahui secara langsung kondisi objek wisata itu secara real time.

Sementara itu pemasangan internet gratis dimaksudkan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan pengunjung. Pada era digital saat ini, objek wisata sangat erat kaitannya dengan akses internet, yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pengunjung, seperti mengunggah foto dan video. “Tapi tentunya akses internet itu terkendali. Akan kami atur dengan batasan-batasan tertentu, sehingga orang tidak bisa juga semaunya dalam menggunakan internet gratis tersebut,” kata Multazam.

Fasilitas internet gratis rencananya juga akan dipasang di Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang untuk membantu pengembangan promosi desa. Desa itu dipilih karena dinilai sudah siap, apalagi desa ini memang sudah pernah meraih prestasi di tingkat provinsi dan nasional karena sumber daya manusianya juga sudah siap.

“Langkah ini juga merupakan bagian dari program Smart City yang ingin diwujudkan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Artinya, banyak kegiatan yang bisa diefektifkan hanya dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...