Pedagang Toko Keluhkan Kemacetan Akibat Pasar Pagi TPI Alok

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MAUMERE — Para pedagang sayur dan aneka hasil kebun bukan saja berjualan di dalam tempat pelelangan ikan Alok, tetapi meluber hingga ke jalan, bahkan hingga ke areal pertokoan yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi.

“Pasar pagi ini sangat meresahkan sekali sebab membuat kemacetan dan kesemrawutan di areal pertokoan yang selama ini sudah semrawut. Ini kebijakan yang hanya menyenangkan segelintir orang dan menyusahkan banyak orang,” sesal Oktavianus Gonde, warga kota Maumere, Jumat (21/12/2018).

Okto sapaannya mengharapkan, bupati Sikka perlu melakukan penataan dan perbaikan areal TPI terlebih dahulu.

“Agar pasar pagi tidak sampai meluber hingga ke jalan raya seperti saat ini,” kritiknya.

Viventius Valerianus, salah seorang pedagang di pasar Alok Maumere yang mempersoalkan keberadaan pasar pagi terbatas. Foto : Ebed de Rosary

Viventius Valerianus salah seorang pedagang di pasar Alok juga mengeluhkan adanya pasar pagi terbatas yang dinilai sangat merugikan. Berlakunya pasar pagi terbatas membuat pembeli di pasar Alok menurun drastis.

“Kami pedagang lebih banyak duduk-duduk saja sebab pembeli hampir tidak ada. Kasihan sekali, apalagi perempuan-perempuan tua dari kampung yang menjual hasil kebun. Kalau tiga hari tidak laku, pasti mereka buang,” ungkapnya.

Bupati Sikka, Fransisukus Roberto Diogo saat berdialog dengan aktivis GMNI Sikka dan pedagang menegaskan, membuat kebijakan publik itu tidak gampang, dan sudah dipikirkan semua.

“Nanti di pasar Alok itu menjadi pasar terbesar di Flores bahkan di provinsi NTT. Pasar pagi terbatas kan hanya pagi saja dan setelah itu ditutup lagi. Kalau bapak ibu pedagang di pasar Alok mau memanfaatkannya bisa juga,” ujarnya.

Roby sapaannya mengatakan, saat ini transaksi di kota Maumere hanya terjadi di 2 pasar yakni pasar Alok dan pasar tingkat. Setiap tempat dimana orang berjualan merupakan tempat hoki, keberuntungan.

“Nanti pemerintah akan mengelola pasar Alok dengan lebih baik dan membuat sebuah lembaga, semacam koperasi untuk pedagang pasar. Pokoknya pemerintah akan melakukan penataan agar pasar Alok bisa lebih baik,” pungkasnya.

Lihat juga...