Pelanggaran Pemilu Bupati, Bawaslu Jember Periksa Lima Saksi

Editor: Mahadeva

Ketua Bawaslu Jember, Imam Thobrony Pusaka. Foto: Kusbandono.

JEMBER – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, terus menginvestigasi dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Bupati Jember, Faida. Bawaslu Jember, sudah memanggil dan memeriksa lima orang saksi dalam kasus tersebut.

Ketua Bawaslu Jember, Imam Thobrony Pusaka, menyebut, pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah bukti, yang akan dibahas dalam sidang pleno komisioner. “Kita sudah mengumpulkan beberapa bukti dan kesaksian. Rabu (26/12/2018), kita lakukan kajian awal,” ungkapnya, kepada Cendana News, Rabu (26/12/2018).

Saksi yang diundang adalah beberapa warga, yang hadir dalam kegiatan kongres. Namun, Bawaslu belum bisa membuka identitas saksi yang dimintai keterangan. “Keterangan saksi ini, kita masih menganalisis lagi dan kita kaji untuk selanjutnya diplenokan,” tambahnya.

Selain memanggil saksi, Bawaslu Jember, juga berkoordinasi dengan tim investigasi, yang khusus dibentuk untuk menelusuri dugaan pelanggaran pemilu oleh Bupati Jember tersebut.

Sebelumnya, beredar rekaman video Bupati Faida, yang mengkampanyekan Caleg DPR RI dari Partai Nasdem, Abdul Rohim. Yang dikampanyekan adalah, suami dari Faida. Kampanye tersebut terjadi pada kongres kepala dan perangkat desa di Jember beberapa waktu lalu. (Baca: https://www.cendananews.com/2018/12/dugaan-pelanggaran-pemilu-bupati-faida-siapapun-yang-melanggar-ditindak.html).

Video yang viral di media sosial tersebut, mendapat respon dari Bawaslu Jatim. Bawaslu Jember diminta tetap independent, dan netral dalam menindak setiap pelanggaran pemilu, tanpa melihat status maupun jabatan pelaku. “Siapapun yang melanggar harus ada penindakan, didukung saksi dan bukti,” tegas Komisioner Bawaslu Jatim. Ikhwanudi Alfianto.

Lihat juga...