Pemasaran Jadi Kendala 60 Persen UKM di Bangka

Produk UKM yang sudah masuk ritail modern –Foto: Dok CDN

SUNGAILIAT — Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, mencatat sebesar 60 persen pelaku usaha kecil menengah (UKM) di daerah itu terkendala pemasaran.

Kepala Disperindag Kabupaten Bangka Tony Marza mengatakan tercatat sebesar 60 persen dari 820 UKM mengalami kesulitan dalam memasarkan produk usahanya.

“Kendala pemasaran salah satunya adalah persaingan jenis hasil produksinya atau pun produk yang dihasilkan bukan menjadi kebutuhan utama bagi konsumen,” jelasnya di Sungailiat, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Senin (31/12/2018).

Sekitar 60 persen UKM yang mengalami kendala pemasaran merupakan industri rumah tangga. Pelaku UKM pada industri rumah tangga ini melakukan usahanya jika ada pesanan dari konsumen.

Pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan dan memberikan informasi pemasaran produk pada acara bazar atau pameran agar bisa mengembangkan mereka, baik tingkat lokal maupun nasional.

“Kami terus melakukan pembinaan dan pendampingan membantu pelaku UKM agar mampu memasarkan produk mereka baik di pasar lokal maupun pasar nasional,” jelasnya.

Menurutnya, pertumbuhan jumlah UKM dipengaruhi oleh peningkatan jumlah penduduk.

“Saya menyarankan masyarakat yang mulai mengembangkan UKM, hendaknya dapat memilih produk usaha yang benar-benar dapat terima oleh konsumen secara berkelanjutan,” katanya. [Ant]

Lihat juga...