Pembakaran Polsek Ciracas, Anies Panggil UPT Parkir DKI

Editor: Satmoko Budi Santoso

399

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, bakal memanggil Unit Pengelola Teknis (UPT) Parkir Dinas Perhubungan DKI, terkait peristiwa perusakan markas Polsek Ciracas di Jakarta Timur.

Pemanggilan tersebut, kata Anies, akibat pengeroyokan anggota TNI oleh juru parkir di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Pengeroyokan itu diduga memicu penyerangan di Mapolsek Ciracas.

“Saya akan panggil khusus UPT Parkir. Agar kami bisa menertibkan perparkiran sehingga tidak muncul problem-problem seperti ini. Pada akhirnya, apa pun yang terjadi di lapangan diperlukan kedewasaan dan  kematangan,” kata Anies, usai menghadiri HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi DKI Jakarta Ke-19, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).

Orang nomor satu di Ibu Kota Jakarta itu menuturkan, pemanggilan UPT Perparkiran sekaligus untuk melakukan kajian atas lokasi-lokasi parkir di wilayah Jakarta.

“Kita review apa yang perlu ditertibkan, akan kita tertibkan,” ujarnya.

Disisi lain, Anies menyesali aksi perusakan itu dan berharap masalah tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

Namun, menurut Anies, terlepas dari insiden pembakaran dan aksi jotos di lahan perparkiran, dia mengimbau warga Jakarta bisa semakin tenang. Dengan kesadaran diri warga yang matang, Anies berharap potensi naik pitam di jalan raya bisa diredam.

“Apa pun yang terjadi di lapangan itu diperlukan kedewasaan, karena itu kita berharap di Jakarta ini, apa pun masalahnya dihadapi dengan baik,” jelas dia.

Sampai saat ini, Anies menyampaikan bahwa dia masih terus memantau kondisi di kawasan Polsek Ciracas, Jakarta Timur melalui Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar dan Satpol PP pasca aksi pembakaran dan perusakaan Mapolsek, dini hari tadi.

“Saya memantau terus laporan dari malam, dari Walikota, dan sekarang sebagai proses hukum saya percayakan kepada aparat keamanan, aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi menuntaskan persoalan ini,” paparnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku menyiagakan petugas untuk membersihkan puing-puing pasca kebakaran.

“Pemprov melakukan yang sifatnya ketertiban di masyarakat, kemarin saya lihat kebakaran dan tim kita terlibat. Sekarang juga tim kita terlibat dalam pembersihan,” tuturnya.

Anies meminta warga tidak menduga-duga penyebab perusakan kantor polsek tersebut. Dia mengimbau warga selalu bisa menyelesaikan masalah dengan bijaksana.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota TNI adu jotos dengan penjaga parkir motor di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Keributan itu kemudian memancing kawanan anak parkir lainnya hingga terjadi pengeroyokan.

Peristiwa itu berawal saat anggota TNI Angkatan Laut (AL) Kapten Komaruddin yang berseragam dinas selesai memperbaiki motor di sebuah bengkel bersama anaknya.

Ketika parkir di rumah makan, dia memeriksa kembali motor tersebut karena ada kejanggalan di bagian knalpot. Di saat memeriksa motor, salah satu anak parkir menggeser motor tanpa sepengetahuannya sampai kepala Kapten Komaruddin terbentur motor. Sehingga menegur anak parkir tersebut.

Namun, petugas parkir itu tidak terima sehingga terjadi cekcok mulut yang mengundang perhatian rekan tukang parkir lainnya. Pengeroyokan pun terjadi dengan jumlah kurang lebih tujuh sampai sembilan orang.

Diduga peristiwa ini adalah buntut dari kekecewaan sejumlah massa lantaran tak puas dengan penanganan kasus pengeroyokan anggota TNI oleh juru parkir (jukir) di Cibubur.

Baca Juga
Lihat juga...