Pemberlakuan Permenhub 88/2014 Ditunda, DPC Gapasdap Bakauheni Sumringah

Editor: Mahadeva WS

LAMPUNG – Penerapan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No.88/2014 ditunda. Hal itu diapresiasi Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (DPC Gapasdap) Bakauheni.

Warsa, Ketua DPC Gapasdap Bakauheni – Foto Henk Widi

Warsa, Ketua DPC Gapasdap Bakauheni menyebut, Permenhub 88 mengatur, ukuran kapal angkutan yang menyeberang lintas di Merak-Bakauheni. Sesuai ketentuan tersebut, kapal yang bisa melilntas minimal berukuran 5.000 Gross Ton (GT). Ketentuan tersebut, mulai diberlakukan pada 24 Desember 2018.

Sebelumnya, dari 17 operator pelayaran yang bernaung di Gapasdap, terimbas aturan tersebut. Ada sekira 13 kapal roll on roll off (Roro), yang harus keluar dari lintasan Selat Sunda. Kapal kapal tersebut diantaranya, KMP Windu Karsa Dwitya, KMP Jatra I dan KMP Jatra II. Namun, setelah berunding dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim, Komisi V DPR, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, DPC Gapasdap memastikan, pelaksanaan Permenhub 88 ditunda.

Lihat juga...