Pemda Sikka Diminta Fasilitasi Pengrajin Daur Ulang

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Bunga dari kulit jagung yang diproduksi Ursula dan teman-teman guru dan orang tua di TK Primantari Langir yang bisa diproduksi massal dan dijual .Foto : Ebed de Rosary

MAUMERE — Pemerintah kabupaten Sikka melalui dinas perindustrian, Koperasi dan UKM diminta memfasilitasi kelompok-kelompok di masyarakat maupun di sekolah agar diberikan pelatihan kerajinan tangan mendaur ulang sampah dan limbah.

Thomas A. Edison salah seorang pengrajin yang membuat aneka kerajinan tangan dari barang bekas dan limbah yang ada di sekitar lingkungannya . Foto : Ebed de Rosary

“Banyak sekali kelompok di masyarakat dan sekolah-sekolah yang meminta kepada saya untuk diberikan pelatihan, namun karena waktunya terbatas tidak bisa mengunjungi mereka di desa maupun kecamatan,” sebut Ursula A. Udariyani, SPd, AUD, salah seorang pengrajin di Sikka, Rabu (4/12/2018).

Dikatakan Ursula, sebagai orang berpengalaman bekerja di perusahaan handycraft di Lombok NTB, dirinya memiliki banyak keterampilan yang ingin dibagikan kepada orang lain.

“Saya ingin sekali berbagi ilmu dan keterampilan agar para pengrajin dan masyarakat yang tertarik bisa membuat berbagai aneka kerajinan tangan. Para pengrajin harus selalu diberikan pelatihan agar mereka bisa terus berkreasi dengan karya yang baru,” tuturnya.

Ursula yang juga kepala sekolah TK Primantari Langir ini mengakui, tahun 2017 lalu dirinya diminta memberikan pelatihan cara membuat kerajinan tangan dari sampah plastik dan limbah serta bahan yang ada di sekitar tempat tinggal, namun tidak maksimal.

“Dari 11 kecamatan, saya hanya sanggup beri pelatihan di 9 kecamatan saja dengan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga kabupaten Sikka. Ada 2 kecamatan yang tidak saya datangai karena medan jalannya buruk serta berada di kepulauan,” terangnya.

Kalau peserta didatangkan di kota Maumere dan pelatihan dilaksanakan secara intens, kata Ursula, tentunya lebih baik dan hanya membutuhkan waktu yang tidak terlalu lama.

Lihat juga...