Pemkab Banyumas Dinilai Lepas Tangan Soal Pengelolaan Sampah

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Rencana pengelolaan sampah di sumbernya, yang akan diberlakukan melalui Surat Edaran (SE) Bupati Banyumas Nomor 660.1/7776/2018,  dinilai sebagai upaya Pemkab untuk lepas tangan dari masalah pengelolaan sampah.

Pasalnya, produksi sampah di Kabupaten Banyumas mencapai 600 ton per hari, dan masyarakat belum siap untuk mengelola sampah sendiri.

Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH), Bangkit Ari Sasongko,

Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Lingkungan Hidup (LPPSLH), Bangkit Ari Sasongko, mengatakan, dibutuhkan waktu 1-2 tahun untuk mengedukasi masyarakat tentang pemilahan dan pengelolaan sampah. Sehingga tidak bisa diberlakukan aturan secara cepat, terlebih hanya dalam waktu hitungan hari.

ʺDengan tahapan yang terencana dan terukur, minimal dibutuhkan waktu sekitar 1-2 tahun, satu tahun untuk sosialisasi secara masif, setelah itu baru diberlakukan secara bertahap,ʺ terangnya, Kamis (27/12/2018).

Bangkit menegaskan, sebaiknya pemkab tidak lepas tangan dan tetap menyiapkan solusi pembuangan sampah, sambil membangun budaya olah sampah pada masyarakat. Selain itu, juga harus disiapkan infrastruktur untuk pengolahan sampah.

Lihat juga...