Pemkab Banyumas Dinilai Lepas Tangan Soal Pengelolaan Sampah

Editor: Koko Triarko

Sementara, sambungnya, SE Bupati tentang pengelolaan sampah di sumbernya baru dikeluarkan pada 21 Desember 2018, dan SE tersebut akan mulai diberlakukan pada 2 Januari 2019.

“Jeda antara keluarnya SE dengan waktu pemberlakukan bahkan tidak sampai satu bulan,” cetusnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas, Suyanto, mengatakan, pemkab akan tetap memberlakukan aturan baru tersebut pada 2 Januari. Jika sumber penghasil sampah, baik rumah tangga, restoran, hotel dan lainnya tidak dapat mengelola sampah yang dihasikan, disarankan untuk bekerja sama dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di wilayah masing-masing.

Pemkab juga telah membangun pusat pengelolaan sampah (hanggar pemilah sampah), dengan kapasitas pengelolaan 10-15 truk per hari. Hanggar pengelolaan sampah ini tersedia pada lima lokasi, yaitu Desa Tipar Kidul, Kecamatan Ajibarang, Desa Banteran, Kecamatan Wangon, Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Desa Kedungrandu, Kecamatan Patikraja dan Desa Kradenan, Kecamatan Sumpiuh.

ʺBagi masyarakat yang belum mampu mengelola sampah sendiri, silahkan menghubungi hanggar pemilah sampah yang ada pada lima lokasi tersebut,ʺ katanya.

Lihat juga...