Pemkab Gianyar Galakkan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Editor: Satmoko Budi Santoso

147

GIANYAR- Guna mewujudkan komitmen pemerintahan Kabupaten Gianyar sebagai kabupaten yang bersih dari sampah, Pemkab Gianyar menghibahkan satu unit truk kebersihan kepada Desa Keramas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar, Wayan Kujus Pawitra, mengatakan, Pemda Gianyar juga sedang merancang kebijakan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga (RT).

Pihaknya sedang merevisi dan merampungkan Perbup pengelolaan sampah RT dan sampah sejenisnya. Dengan adanya regulasi tersebut pengelolaan sampah ditangani secara berkelanjutan dengan sistem dan manajemen yang pasti.

”Sumber sampah terbesar berasal dari sampah RT,” ucap Kujus Pawitra saat ditemui, Kamis (6/12/2018).

Lebih lanjut, Kujus memastikan, segera melakukan penanganan sampah langsung pada sumbernya. Diharapkan, dengan adanya bantuan truk sampah kepada desa, nantinya di setiap desa terbangun dan memiliki manajemen pengelolaan sampah terpadu. Diharapkan pula setiap desa memiliki armada pengangkutan sampah, ada petugasnya, ada pengolahan sampah menjadi kompos, dan ada bank sampah.

“Target kami sampai tahun 2025, setiap desa sudah memiliki manajemen pengelolaan sampah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gianyar, Made Mahayastra berpesan, setelah mendapat hibah truk kebersihan, diharapkan dapat dipergunakan dengan optimal. Dia akan selalu memantau perkembangan manfaat penggunaan truk tersebut.

”Harus dimaksimalkan, kalau hasilnya tidak bagus alias kebersihan tidak meningkat, nanti bisa saya tarik lagi,” tegas Mahayastra.

Pejabat asal Melinggih, Payangan itu melanjutkan, sampah sejauh ini sudah menjadi sumber masalah utama di mana-mana. Untuk itu, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah mesti digenjot lagi. Tidak bisa dibantah, budaya sebagian besar masyarakat  masih abai terhadap kebersihan lingkungan.

”Ini tantangan kita bersama, masyarakat harus terus diberi edukasi tentang sampah. Bayangkan, di Kota Gianyar saja, setiap bulan banyak sampah, bervolume mencapai 1.500 meter kubik. Belum termasuk di desa-desa. Itu kalau tidak ditangani secara baik, bisa dibayangkan bagaimana tercemarnya lingkungan,” kata Mahayastra.

Namun, lanjut dia, sejauh ini sudah mulai banyak juga organisasi yang sadar akan kebersihan lingkungan berkampanye kebersihan.

“Mudah-mudahan nanti, seluruh desa akan memiliki truk kebersihan dan perlengkapan lainnya. Ditunjang kesadaran tinggi dari masyarakat setempat demi mewujudkan Kabupaten Gianyar yang bersih, alami, dan aman. Menangani sampah perlu dukungan 3 komponen, yaitu Pemda, pengusaha swasta, dan masyarakat,” tutupnya.

Sementara, Perbekel Desa Adat Keramas, Gusti Sarjana, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Bupati Gianyar dalam mewujudkan Gianyar sebagai kabupaten yang bersih dari sampah. Diakuinya, Desa Keramas merasa kewalahan menangani sampah. Selama ini hanya mengandalkan satu unit truk sampah yang ada.

”Dengan tambahan satu unit lagi, tentu akan membuat penanganan lebih maksimal,” ucapnya.

 

Baca Juga
Lihat juga...