Pemkab Nias Barat Berupaya Penuhi Kebutuhan Air Bersih

309
Warga mengambil air bersih, ilustrasi -Dok: CDN

MEDAN – Pemerintah Kabupaten Nias Barat dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sumatra Utara, menyepakati kerja sama rencana pembangunan sarana air bersih dalam dua bulan ke depan.

Bupati Nias Barat, Faduhusi Daely, mengatakan, kerja sama itu merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Nias Barat, dalam memenuhi kebutuhan ketersediaan air bersih bagi masyarakatnya.

Sebagaimana diketahui, Nias Barat sebagai daerah otonom baru di 2008, memiliki banyak keterbatasan dalam hal pemenuhan ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Upaya memenuhi ketersediaan air bersih bagi masyarakat itu, diawali dengan surat Bupati Nias Barat, Faduhusi Daely, kepada Dirut PDAM Tirtanadi, Sutedi Raharjo, ST., nomor 050/2610/Bappeda tanggal 16 Oktober 2018, perihal Permohonan kerja sama antara Pemkab Nias Barat dengan PDAM Tirtanadi.

Surat itu kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan Bupati Nias Barat dengan Direktur Utama PDAM Tirtanadi, di Kantor Pusat PDAM Tirtanadi Jalan Sisingamangaraja Medan, pada Kamis (6/12/2018).

Kepada Dirut PDAM Tirtanadi, Bupati Nias Barat secara langsung menyampaikan keinginan Pemkab Nias Barat agar PDAM Tirtanadi bersedia mengelola penyediaan air bersih di Kabupaten Nias Barat. Masyarakat di Nias Barat, kata Bupati, sangat membutuhkan air bersih.

“Pemkab Nias Barat berupaya untuk menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Nais Barat. Ini juga merupakan salah satu visi misi Bupati/Wakil Bupati Nias Barat 2016 – 2021,” katanya.

Namun karena Pemkab Nias Barat memiliki keterbatasan di bidang Teknologi, SDM dan Financial, maka pihaknya berkeinginan menggandeng PDAM Tirtanadi untuk membantu kami mengelola air bersih di Nias Barat, sekaligus hal ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana alih teknologi, nantinya.

Sementara, Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Sutedi Raharjo, mengatakan, bahwa pada prinsipnya Tirtanadi siap membantu daerah-daerah, khususnya di Sumut, dalam hal pengelolaan air bersih. Namun, tentu saja harus disepakati bagaimana bentuk kerja samanya, dan yang paling penting lagi harus ada persetujuan Gubernur Sumut.

“PDAM Tirtanadi pada prinsipnya siap membantu, namun harus ada izin Gubernur Sumatra Utara, dan model atau sistem kerja samanya secara gotong royong, mengingat belum ada PDAM di Kabupaten Nias Barat,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...