Pessel Fokus Ciptakan Pasar Tradisional Berstandar SNI

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menargetkan semua kecamatan di daerah itu memiliki satu unit pasar tradisional yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni saat menyamalami warganya. Foto: Ist

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mengatakan, upaya tersebut dilakukan secara bertahap melalui revitalisasi dan peningkatan sarana dan prasarana, dengan tujuan agar kenyamanan masyarakat saat berkunjung ke pasar tradisional semakin meningkat.

“Jadi begini, dengan semakin ramainya pengunjung pasar, maka harapan pemerintah menjadikan sebagai kekuatan ekonomi di daerah akan terwujud,” katanya, Senin (24/12/2018).

Dia menyebutkan, melihat pada tahun 2017, pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui APBD dan APBN, mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,2 miliar untuk meningkatkan sarana dan prasarana pasar tradisional. Upaya itu juga dilakukan di 2018, dan terus diupayakan pada 2019 nanti.

Hal demikian, karena besarnya harapan yang ingin dicapai, sehingga dia berharap dukungan dari semua elemen yang ada di daerah itu.

Dsebutkan, pasar yang sedang direvitalisasi tahun ini, yakni Pasar Lunang, Kecamatan Lunang; Pasar Tapan, Kecamatan Basa IV Balai Tapan; Pasar Muara Sakai, Kecamatan Pancung Soal; Pasar Balai Salasa dan Pasar Labuhan.

Selanjutnya, Pasar Balaiselasa, Kecamatan Ranah Pesisir; Pasar Cupak, Kecamatan Lengayang; Pasar Batang Kapas, Kecamatan Batang Kapas; Pasar Lumpo, Kecamatan IV Jurai dan Pasar Carocok Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan.

“Persoalan pembangunan pasar dimaksudkan agar para pedagang dan pembeli nyaman bertransaksi dalam artian tidak lagi becek ketika musim hujan, bau sampah yang menyengat dan lainnya,” ungkapnya.

Hendrajoni juga menyebutkan, selain itu juga diharapkan dengan adanya pasar-pasar baru dan kondisi pasar yang mulai memadai, setidak telah turut memunculkan lapangan pekerjaan baru di sekitar pasar, seperti bertambahnya jumlah pedagang, petugas kebersihan, kuli angkut dan lainnya.

Ia juga menambahkan, sebelum mencapai penghujung tahun ini, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan sektor ekonomi masyarakat kecil yang ada di 15 Kecamatan dan 182 Nagari di Kabupaten Pesisir Selatan.

Langkah yang dilakukan yakni melalui program bedah rumah, serta pembangunan pasar semi modern di 15 Kecamatan.

“Kurang lebih 1.000 rumah telah dibedah. Lalu kalau untuk pasar, untuk2018 ini, Pemkab Pesisir Selatan akan membangun sembilan pasar semi modern di delapan kecamatan, setelah sebelumnya pada 2017 juga membangun empat pasar serupa di empat kecamatan,” pungkasnya.

Lihat juga...