Pemkot Depok Latih UMKM Buat Kemasan Produk

308
Ilustrasi -Dok: CDN
DEPOK – Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, terus melakukan pemberdayaan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), agar bisa semakin berkembang usahanya, sehingga bisa mandiri.
“Kami sudah memberikan pelatihan kepada ratusan pelaku UMKM, misalnya bagaimana membuat kemasan yang menarik konsumen,dan juga bagaimana membuat kuliner yang sehat,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro (PPUM) DKUM Kota Depok, Diana Puspitasari, Sabtu (1/12/2018).
Ia mengatakan, pelatihan ini bertujuan agar para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dapat membuat dan mendesain kemasan produknya dengan menarik.
Dengan kemasan yang menarik, mampu untuk meningkatkan minat konsumen untuk membeli produknya.
Menurut dia, kemasan itu menggambarkan brand dari produk yang dijual. Untuk itu, kemasan harus didesain menarik, baik dari filosofi logo, brand, dan warna kemasan.
Dikatakannya, selain untuk menarik minat konsumen, kemasan juga berfungsi untuk mencantumkan komposisi dari produk makanan yang dijual. Dengan begitu, dapat memberikan rasa aman kepada para konsumen yang membeli produk tersebut.
“Saya berharap dengan pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat secara mandiri mendesain produknya, sehingga bisa meningkatkan daya saing dan perkembangan usaha ke depan,” jelasanya.
Sebelumnya, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok Jawa Barat memberikan pelatihan kepada 80 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner yang sehat dan aman dikonsumsi oleh masyarakat.
“Kegiatan itu rutin kami lakukan setiap tahun. Tujuannya, agar pelaku UMKM kuliner yang menjual makanan siap saji bisa memiliki legalitas usaha yang jelas,” katanya.
Ada pun pelatihan yang diberikan berupa cara-cara penyajian makanan yang laik sehat, mulai dari bahan baku yang segar dan sehat, hingga tata cara pengolahan sehat.
Menurut dia, dengan pelatihan tersebut, diharapkan para pelaku UMKM kuliner dapat memahami dan menerapkan cara mengolah makanan yang sehat dan benar.
“Dengan begitu, masyarakat yang mengonsumsinya dapat terhindar dari penyakit berbahaya,” pungkasnya. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...