Pemkot Ternate Arahkan Investasi ke Kawasan Ekonomi Baru

ilustrasi - Dok CDN

TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut), mengarahkan investor yang akan mengembangan usaha di daerah tersebut, untuk menanamkan investasi ke wilayah Ternate Selatan, seperti Fitu, Gambesi, Sasa dan Kastela.

“Investor diarahkan ke wilayah Ternate Selatan, karena wilayah itu sudah ditetapkan menjadi kawasan pengembangan ekonomi baru di Kota Ternate,” kata Walikota Ternate, Burhan Abdurahman, Sabtu (15/12/2018).

Wilayah Ternate Selatan, dijadikan sebagai kawasan pengembangan ekonomi baru di Kota Ternate. Kebijakan tersebut diambil mempertimbangkan pemerataan pembangunan di Pulau Ternate. Selama ini, kegiatan pembangunan hanya terkonsentrasi di wilayah Ternate Tengah, yang kondisinya semakin padat.

Menurut Burhan, Pemkot Ternate akan membangun berbagai infrastruktur di wilayah Ternate Selatan. Diantaranya pelabuhan dan kawasan industri. Hal itu untuk memudahkan investor yang akan menanamkan modal dan mengembangkan usaha di wilayah itu. Pemkot juga akan membuka akses jalan baru, untuk menghubungkan pusat kota Ternate, dengan wilayah Ternate. Upaya dilakukan melalui reklamasi pantai, mulai dari Kayu Merah dan Kalumata hingga Fitu.

Khusus untuk infrastruktur listrik, bagi kebutuhan industri di wilayah Ternate Selatan, tidak ada masalah. Kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) milik PT PLN di Ternate, terkoneksi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Tidore kini mencapai 60 MW. Pemkot Ternate, akan memberikan berbagai kemudahan bagi investor yang akan mengembangkan usaha di wilayahnya. Investor yang diharapkan mengembangkan usaha di Ternate, di antaranya dibidang kelautan dan perikanan, pengolahan komunitas perkebunan dan bidang usaha jasa. (Ant)

Lihat juga...