Pengamat: Wajib Pajak Berhak Tahu Apa yang Dilakukan Negara

Pelepasan burung saat deklarasi damai pemilu 2019 di Jakarta. Foto: Ist

JAKARTA — Pengamat perpajakan DDTC Bawono Kristiaji memberikan saran kepada calon presiden dan wakil presiden untuk mengayomi para wajib pajak dalam proses politik.

Menurut Aji, penerimaan negara itu sebanyak 75 persen bersumber dari pajak. Namun, masing-masing calon pemimpin negara ini lebih banyak memfokuskan diri pada pembangunan yang akan dilakukan ke depannya. Jarang sekali membicarakan uangnya dari mana. Jangan sampai risiko fiskal muncul ke depan.

Ini harus menjadi strategi setiap calon pemimpin nasional, tegasnya di Jakarta, Kamis. Aji mengatakan bahwa usulan sistem pajak ini mesti mempunyai relevansi dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti apa target pembangunannya, dan juga meningkatkan penerimaan dalam fiskal.

Lihat juga...