Penghimpunan Zakat Dapat Jadi Sumber Keuangan Syariah Sosial

Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro -Dok: CDN

Kedua untuk mengurangi kesulitan sosial ekonomi di kalangan umat, ketiga untuk menyejahterakan umat, keempat untuk mengangkat taraf hidup dunia muslim dan kelima untuk menghidupkan kembali kejayaan Islam di berbagai aspek global.

Gagasan pendirian WZF muncul sebagai tanggapan terhadap kebutuhan pengembangan gerakan zakat dunia. Anggota WZF pun terus bertambah. Bambang mengatakan, pada konferensi ke-7 ini, WZF akan memiliki 28 negara anggota yang menunjukkan peningkatan minat dalam gerakan zakat dunia.

“Target jangka menengah kami adalah untuk memasukkan setidaknya semua 39 negara anggota Organisasi Kerjasama Islam, OKI,” ujar dia.

Selain itu, dalam konferensi juga akan membahas kemungkinan memiliki keanggotaan asosiasi dengan menggandeng UNDP, UNICEF, Islamic Development Bank (IsDB) dan BI.

Konferensi ini akan menjadi berbeda dari sebelumnya, karena akan diadakan sesi diskusi tingkat tinggi oleh menteri dan pejabat yang bertanggung jawab atas urusan agama tentang upaya untuk mempromosikan kerja sama zakat antarnegara.

“Pada akhirnya konferensi ini diharapkan menghasilkan resolusi yang baik untuk memperkuat kerja sama zakat global di antara anggota WZF,” kata dia. (Ant)

Lihat juga...