Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kreativitas Guru

Editor: Koko Triarko

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Muhammad Suruji/ Foto: Turmuzi

MATARAM – Untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat, tidak bisa tercapai hanya dengan besarnya anggaran yang diberikan, termasuk kelengkapan fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar. Tapi, harus juga kemampuan guru mengembangkan inovasi dan kreativitas pembelajaran.

“Kalau ingin meningkatkan mutu  dan kualitas pendidikan, maka keberadaan seorang guru atau tenaga pengajar di sekolah tidak sekadar mengajar dengan fasilitas yang ada, tapi harus mampu berinovasi dan mengembangkan kreativitas” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Muhammad Suruji, di Mataram, Kamis (20/12/2018).

Kemampuan melakukan inovasi dan mengembangkan kreativitas belajar, penting dimiliki seorang guru. Dengan memanfaatkan sumber belajar yang ada di lingkungan sekitar, agar aktivitas belajar menjadi menyenangkan, sehingga akan berdampak juga terhadap mutu pendidikan.

Sebagai upaya mendukung dan mendorong guru dalam upaya mengembangkan inovasi pembelajaran, Dispora NTB akan menyelenggarakan lomba inovator terbaik di tingkat kabupaten dan kota, dan yang menjadi pemenang akan diberikan penghargan.

“Memasuki tahun ke tiga kegiatan inovasi kerja sama Pemprov NTB dengan pemerintah Australia, diharapkan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan peningkatan mutu pendidikan di NTB,” katanya.

Ditambahkan Seruji, pelaksanaan program inovasi sendiri ditujukan untuk desiminasi program dan karya para guru, yang telah mendapat bimbingan inovasi, berbagi pengalaman dan pengetahuan dari berbagai pihak, serta pertukaran praktik kebijakan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Sebelumnya, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, pada acara Temu Inovasi Provinsi NTB,  menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam setiap program pembangunan. Sebab, masyarakat lokal tentunya lebih paham dan mengerti keadaan di wilayah tersebut, daripada masyarakat luar atau peneliti.

Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk  membangun daerah dalam semua bidang, termasuk bidang pendidikan, dengan  memberikan kepercayaan  kepada masyarakat untuk ikut terlibat dalam program-program pemberdayaan.

Lihat juga...