Perdana Dilakukan, KSU Derami Padang Gelar Khitanan Massal

Editor: Satmoko Budi Santoso

200

PADANG – Memiliki pengurus yang baru berlatang belakang pengurus Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang, mampu melahirkan program – program yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Melalui pengurusan yang terdiri dari tiga bundo kanduang atau tiga perempuan, KSU Derami Padang memiliki harapan bagus di tahun 2019, mendatang. Kini para pengurus juga telah memiliki sejumlah program yang akan dijalankan, yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat.

Ketua Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang, Sayu Putu Ratniati, mengatakan,  untuk tahun 2019, KSU Derami Padang sudah memiliki sejumlah program yang melibatkan beberapa pilar, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan ekonomi.

Ia menjelaskan, ada program baru yang bukan program terusan dari yang telah ada selama ini di KSU Derami Padang, yakni kegiatan sosial yang berhubungan dengan pilar kesehatan, khitanan massal. Anak-anak yang dikhitan itu, merupakan anak dari orang tua yang tergabung menjadi anggota Posdaya.

“Ini kegiatan perdana yang dilakukan semenjak berdirinya KSU Derami Padang yang menjadi mitra Yayasan Damandiri di Padang. Tujuan kita jelas, membantu masyarakat kurang mampu,” katanya, Rabu (5/12/2018).

Menurutnya, dengan adanya kegiatan tersebut dapat meringankan keluarga kurang mampu dalam menunaikan kewajiban orangtua terhadap anak, untuk menjadi muslim. Karena khitan adalah salah satu hal wajib bagi seseorang, untuk memeluk agama Islam.

Persoalan adanya keluarga kurang mampu yang terkendala menjalankan kewajiban itu, tidak dapat dipungkiri. Bahkan, para orangtua sangat membutuhkan informasi tentang kegiatan khitanan massal tersebut. Alasan, memang finansial yang minim untuk melakukan khitanan terhadap anaknya.

“Khitanan atau sunat massal itu memang untuk membantu meringankan beban mereka dari keluarga kurang mampu. Karena biaya sunat itu mahal. Maka, kegiatan sunat massal perlu diadakan,” ujarnya.

Ayu menyebutkan, untuk teknis pembagian anak yang akan dibantu itu, dikoordinasikan dengan masing-masing Posdaya yang berada di bawah naungan KSU Derami Padang. Ada kemungkinan, masing-masing Posdaya mengirimkan satu – dua orang anak ke koperasi, untuk diikutsertakan.

“Satu Posdaya bisa mengirimkan satu anak. Jadi bagi anak-anak yang berkesempatan ikut khitanan massal, koperasi akan memberikan perlengkapan, seperti kain sarung, dan yang lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan itu, juga akan menjadi ajang silaturahmi antar anggota Posdaya dan masyarakat, juga dengan pengurus KSU Derami. Bisa jadi, selama ini jarang sekali untuk bertemu, dan adanya kegiatan tersebut dapat mempererat kebersamaan.

“Dalam menjalankan koperasi itu kan asas kekeluargaan paling dikedepankan. Jadi, memang asas itu bisa diterapkan di saat menjalankan sebuah program, yang melibatkan langsung masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, kegiatan khitanan massal yang dimaksud, bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat. Selain itu, juga dapat memotivasi pihak-pihak lainnya, untuk lebih peduli dengan masyarakat kurang mampu.

Ayu juga menyatakan untuk kerjasama dalam kegiatan khitanan massal itu, KSU Derami akan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat, untuk menyediakan bidan atau dokter yang bisa melakukan khitanan.

“Jadi untuk membantu masyarakat kurang mampu itu bisa berbagi sektor. Selama ini KSU Derami melalui pinjaman modal usaha. Kini hadir dengan memberikan khitanan massal secara gratis dengan target warga kurang mampu,” sebutnya.

Baca Juga
Lihat juga...