Personel BPBD Lebak dan Relawan Siaga Bencana

Ilustrasi -Dok: CDN

LEBAK – Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak dan relawan, siaga di posko utama untuk mengantisipasi bencana alam, sehubungan dengan musim hujan.

“Kita selalu siap siaga menghadapi cuaca buruk, karena khawatir terjadi bencana alam,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi, di Lebak, Senin (17/12/2018).

Cuaca buruk berupa hujan lebat dan angin kencang, kata dia, tentu berpotensi menimbulkan bencana alam, sehingga personel BPBD dan relawan siaga selama 24 jam.

Ia mengatakan, hujan berpeluang terjadi pada malam, dini hari, pagi, siang, hingga sore hari.

Ia mengatakan, personel BPBD dan relawan sekitar 12 orang bersiaga dengan menempati posko utama, agar bisa bergerak cepat dalam melakukan penanganan bencana, termasuk evakuasi korban.

Apalagi, kata dia, bencana alam tidak bisa diprediksikan oleh manusia maupun peralatan teknologi.

“Kita siagakan 24 jam dengan sistem piket secara bergantian,” katanya.

Ia menjelaskan, kesiapsigaan mereka di posko utama tersebut untuk mengantisipasi bencana, agar tidak banyak korban jiwa maupun kerusakan material, jika sewaktu-waktu terjadi banjir, longsor, atau gempa bumi.

Ia mengatakan, personel BPBD dan relawan akan lebih cepat melakukan pertolongan, evakuasi, dan penyelamatan korban, serta melayani masyarakat dari ancaman bencana alam.

Selama ini, kata Kaprawi, Kabupaten Lebak masuk kategori rawan bencana alam, seperti gempa, banjir, dan longsor. Potensi bencana alam tersebut hampir terjadi di 28 kecamatan, karena lokasinya perbukitan, pegunungan, bantaran sungai, dan pesisir pantai.

“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan itu,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...