Petani di Aceh Mulai Lirik Potensi Ikan Lele

204
Kolam ikan lele, ilustrasi -Dok: CDN
LHOKSEUMAWE – Memiliki pasar yang luas, petani di Aceh Utara, Provinsi Aceh, melirik budi daya ikan air tawar sebagai salah satu peluang usaha yang menjanjikan.
Seperti yang dilakukan Sayuti, petani sawit di Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang mulai menggarap sebagian kecil lahannya untuk pembuatan kolam sebagai tempat budi daya ikan air tawar.
“Rencananya, kami taburkan bibit ikan gurami dan ikan lele dumbo. Karena kedua jenis ikan tersebut sangat mudah perawatannya, dan tingkat kebutuhan pasarnya tinggi,” ucapnya, di Lhokseumawe, Minggu (2/12/2018).
Menurutnya, permintaan ikan air tawar saat ini termasuk tinggi. Sehingga hal itu menjadi salah satu alasan baginya, untuk mencoba membudidayakan ikan air tawar. Terutama, ikan lele dumbo dan dan gurami.
“Sekarang, permintaan lele dumbo sangat tinggi, baik untuk dipasok ke Lhokseumawe dan daerah-daerah sekitarnya. Begitu juga dengan permintaan ikan gurami untuk restoran atau rumah makan juga tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, untuk mendukung rencana usaha budi dayanya, petani itu mulai menggali lahannya yang bentuk kolam dengan beberapa bagian yang telah diisi air yang memadai, sebagai tempat menabur bibit ikan dimaksud.
Petani itu juga berharap, agar pemerintah daerah melalui dinas terkait turun tangan mengalakkan dan membina para petani dalam bidang budi daya ikan air tawar yang benar dan baik, supaya dapat memberi hasil yang maksimal.
“Kita berharap, supaya instansi terkait dapat memberikan penyuluhan dan bimbingan serta bantuan terhadap budi daya ikan air tawar kepada petani,” tambahnya. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...