Polres Bangka Selatan Amankan Dua Pukat Harimau

160

TOBOALI  – Polres Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengamankan dua unit pukat harimau atau “trawl” yang beroperasi di wilayah penangkapan ikan nelayan tradisional di daerah itu.

“Kita bersama tim terpadu Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Babel berhasil mengamankan dua unit kapal beserta anak buah kapal tersebut,” kata Kapolres Bangka Selatan, AKBP Aris Sulystino di Toboali, Sabtu.

Ia mengatakan, penangkapan “trawl” ini merupakan tindak lanjut laporan dan aksi damai nelayan tradisional di Kantor Gubernur Kepulauan Babel, beberapa waktu lalu. Mereka menolak maraknya “trawl”, “compreng” dan tambang timah di laut Bangka Selatan.

“Saat ini penangkapan ‘trawl’ ini sedang dikoordinasikan dengan tim terpadu Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Babel,” katanya. Sebelumnya Polres Bangka Selatan bersama tim patroli terpadu yang terdiri atas DKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Direktorat Polairda dan TNI AL berhasil menangkap tiga unit kapal compreng yang diduga beroperasi secara ilegal di Perairan Tanjung Timur Toboali.

Saat ini, barang bukti berupa tiga unit kapal “compreng” sudah disandarkan di Pelabuhan Sadai dan dibawa ke Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang. “Sedangkan 46 ABK dari tiga kapal tersebut sudah diamankan ke Mapolda Babel guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Kepala Bidang Perikanan, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Kabupaten Bangka Selatan, Abdul Haq mengapresiasi kinerja Satuan Polair Polres Bangka Selatan yang berhasil mengamankan dua unit “trawl” yang meresahkan masyarakat nelayan.

“Kami memberikan apresiasi sangat besar atas kinerja Satuan Polair Polres Basel dan mendukung penuh langkah penegakan hukum yang dilakukan,” katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun, “trawl” tersebut berasal dari Sukadamai. Dari keterangan nelayan masih banyak “trawl” yang beroperasi namun belum diamankan.

“Kami akan berkoordinasi dengan Polres Bangka Selatan terkait masih banyaknya kapal ‘trawl’ yang beroperasi di perairan Bangka Selatan,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...