Polres Lamsel Gagalkan Pengiriman Puluhan Paket Ganja

Editor: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Jelang akhir tahun, Kepolisian Resor Lampung Selatan (Lamsel) berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkotika golongan I jenis ganja kering.

Kapolres Lamsel, Ajun Komisaris Besar Polisi Muhamad Syarhan, menyebut, ganja kering tersebut ditemukan dalam kendaraan ekspedisi. Pengamanan disebut AKBP Muhamad Syarhan dilakukan saat kendaraan ekspedisi akan menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni.

Berkat kejelian petugas gabungan, Satuan Reserse Narkoba, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, upaya pengiriman bisa digagalkan. Sesuai dengan pemeriksaan awal paket dalam kendaraan ekspedisi asal Bandarlampung-Jakarta tersebut merupakan ganja.

Kecurigaan muncul saat empat buah kardus warna coklat bungkus rokok diperiksa. Di dalamnya polisi berhasil menemukan sebanyak 92 paket berlakban coklat berisi ganja kering siap edar masing-masing beratnya 1 kilogram.

“Anggota Polres Lampung Selatan langsung melakukan pengembangan penemuan barang kiriman tersebut karena tidak ada pemilik. Hanya nama sang pengirim dalam paket tersebut,” terang Kapolres Lamsel, AKBP Muhamad Syarhan, pada ungkap kasus pengiriman ganja kering tersebut di Mapolres Lamsel, Senin (10/12/2018).

Kapolres Lamsel, AKBP Muhamad Syarhan – Foto: Henk Widi

Didampingi Kepala Satuan Narkoba Polres Lamsel, Iptu Ferdiansyah, Kapolres menyebut, kiriman tersebut ditujukan pada sebuah alamat di Jakarta Utara. Setelah dilakukan pengembangan, polisi berhasil menangkap pelaku berinisial SP dan RAP warga Bekasi, Jawa Barat saat melakukan penerimaan barang haram tersebut.

Berdasarkan penuturan kedua tersangka, keduanya hanya diperintahkan untuk mengambil paket tersebut yang berasal dari Iwan dengan imbalan sebesar Rp20 juta.

Guna penyelidikan lebih lanjut, kedua tersangka diamankan di Mapolres Lamsel untuk mengungkap jaringan pengiriman narkoba jenis ganja tersebut. Kuat dugaan barang haram jenis ganja kering tersebut akan diedarkan di wilayah Jakarta Utara untuk para pemesan.

Polres Lamsel juga terus melakukan upaya pengamanan di pintu Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni guna meminimalisir penyelundupan narkotika melalui Pelabuhan Bakauheni.

AKBP Muhamad Syarhan juga menyebut, modus pengiriman yang masih mempergunakan jasa ekspedisi telah diantisipasi. Kepada sejumlah pemilik usaha ekspedisi sosialisasi telah dilakukan agar tidak menerima kiriman paket yang dilarang undang-undang.

Akibat perbuatannya kedua tersangka terancam dijerat pasal 111 ayat (2) c pasal 114 ayat (2) dan pasal 115 ayat (2) Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Pada akhir tahun, menjelang angkutan Natal dan Tahun Baru 2019, Kapolres Lamsel akan meningkatkan pengawasan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni. Petugas akan melakukan operasi pengamanan dalam liburan Natal dan tahun baru,  pengawasan penyelundupan barang terlarang memang akan terus diawasi.

Sejumlah lokasi pelabuhan kecil yang ditengarai menjadi tempat penyelundupan narkotika dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa, disebutnya, juga akan terus diawasi.

Lihat juga...