Program Kerja 2019 KSU Derami, Pro Masyarakat Pra Sejahtera

Editor: Mahadeva WS

153
Sekretaris KSU Derami Padang Latifah/Foto: M. Noli Hendra 

PADANG – Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang, Sumatera Barat, menyusun program untuk kesejahteraan masyarakat, yang tergabung dalam Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di 2019. 

Belajar dari proses yang sudah dilakukan di tahun sebelumnya, KSU Derami, perlu menyusun perencanaan kerja yang matang dan strategis. Terlebih, ada beberapa respon negatif dari masyarakat, karena adanya sejumlah rencana program kerja yang tidak terealisasi dengan baik.

Sekretaris KSU Derami Padang, Latifah, mengatakan, koperasi yang kepengurusan terbilang cukup baru di periode ini, perlu mengambil langkah secara hati-hati. Hal itu agar masyarakat tidak berpikir, program kerja tahun lalu tidak terulang di tahun ini. “Memang tahun lalu itu, kepercayaan masyarakat ke KSU Derami sempat turun, akibat dari tidak terealisasinya sejumlah program kerja. Ada rasa kekecewaan, itu karena setelah pendataan, ada rencana bantuan, ternyata tidak terealisasi,” ungkapnya, Sabtu (8/12/2018).

Tidak terealisasinya beberapa program, karena ada program yang tidak mendapat respon dari Yayasan Damandiri, selaku mitra. Akibatnya, sempat membuat kepercayaan masyarakat ke KSU Derami menurun.  Untuk itu, kini KSU Derami, benar-benar menentukan dan memperhatikan, program kerja yang kemungkinan besar bisa dijalankan atau direalisasikan. Tujuannya, program-program yang ditentukan tidak dianggap memberikan harapan yang palsu kepada masyarakat.

Program kerja yang sejauh ini masuk dalam catatan kepengurusan KSU Derami, seperti pelatihan untuk guru PAUD, khitanan massal, warung cerdas, gerobak usaha, bedah rumah, dan usaha peternakan. “Di antara program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun depan, ada beberapa yang berkaitan dengan program Yayasan Damandiri. Karena, kalau semuanya dijalankan sendiri oleh koperasi, dana tidak cukup,” tandasnya.

Latifah mengaku sangat khawatir, jika ada program di 2019 kembali tidak berjalan seperti di kepengurusan lalu. Terlebih, banyak program yang berkaitan dengan Yayasan Damandiri. Setidaknya, KSU Derami berharap, dari Damandiri bisa turun ke Padang, sebelum memastikan untuk tidak menanggapi sejumlah data-data yang diberikan. “Jadi prosedurnya itu, kita serahkan data yang berhak mendapatkan sejumlah bantuan dari program kerja itu. Damandiri akan melakukan survei, sebelum bantuan diberikan. Tujuan untuk memastikan, dan supaya tepat sasaran,” ucapnya.

Sejumlah program kerja yang telah dicatat, tidak lain hanya untuk membantu masyarakat. Sebagai upaya mengentaskan dari kemiskinan. Karena di Padang, dari beberapa program yang disusun, akan berpengaruh besar bagi masyarakat. Sebut saja untuk bedah rumah, di Padang cukup banyak kondisi fisik rumah warga yang butuh direnovasi. Begitu juga gerobak usaha, ditargetkan dapat membantu usaha rakyat kecil, yang terkendala fasilitas untuk berjualan.

Lalu untuk warung cerdas, tujuannya mempermudah masyarakat, terutama yang menjadi anggota Posdaya yang menjalani usaha warung kalontong. Selama ini anggota Posdaya, harus mengeluarkan biaya untuk membayar transport belanja.  “Program kerja 2019, sepenuhnya pro rakyat kurang mampu. Semoga apa yang kita lakukan itu, benar-benar dapat mengentaskan kemiskinan,” harapnya.

Baca Juga
Lihat juga...