Puluhan Atlet Ikuti Kejurnas Paramotor di Pantai Kedu Warna Kalianda

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Kejuaraan nasional (Kejurnas) paramotor Indonesia 2018 yang dilaksanakan dari Jumat (14/12) hingga Minggu (16/12) di Pantai Kedu Warna Kalianda Lampung Selatan akan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kejurnas Paramotor
Bambang Abiyono, Kepala Bidang Paramotor Federasi Aerosport Indonesia Provinsi Lampung. Foto: Henk Widi

Bambang Abiyono, Kepala bidang paramotor Federasi Aerosport Indonesia (FASI) Provinsi Lampung sekaligus ketua panitia menyebutkan, hingga saat ini tercatat sudah 38 peserta yang mendaftar dari 50 yang ditargetkan.

“Atlet akan mengikuti sejumlah mata lomba, di antaranya kategori precision, economic, navigation dan overall. Kejurnas akan memperebutkan medali emas, perak dan perunggu untuk semua jenis kategori,” sebutnya saat dikonfirmasi Cendana News, Jumat (14/12/2018).

Disebutkan, hingga hari pelaksanaan, peserta yang terdaftar berasal dari 10 Pengprov FASI di Indonesia. Beberapa atlet yang terlibat di antaranya berasal dari Sumatera Barat, Riau hingga Papua. 

“Awalnya antusiasme peserta untuk hadir mengikuti Kejurnas Paramotor 2018 di pantai Kedu Warna cukup banyak namun karena berbenturan dengan agenda lain dan terbatasnya waktu peserta berkurang,” terangnya.

Bambang Abiyono menyebutkan, pantai Kedu Warna sengaja dipilih setelah Pengprov FASI melakukan survei lokasi selama setahun terakhir. Dari pemantauan lokasi tersebut sangat strategis untuk pelaksaan lomba. Ditambah dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang menyediakan lokasi pantai Kedu Warna.

Selain meningkatkan kualitas atlet, tujuan lain kejurnas paramotor di lokasi wisata yakni untuk memperkenalkan sektor wisata bahari di Lampung Selatan.

“Harapan kita destinasi wisata bahari di Lampung Selatan semakin dikenal karena peserta dengan sejumlah timnya berasal dari sejumlah provinsi di Indonesia,” beber Bambang.

Keunggulan pantai Kedu Warna yakni memiliki bentang alam yang menarik. Hamparan pasir dengan bentangan mencapai lebih dari tiga kilometer lebih sangat mendukung olahraga paramotor.

Kondisi angin Selatan yang mendukung disebutnya memiliki kecepatan sekitar 5 hingga 10 kilometer per jam. Meski saat hari pelaksaanaan kecepatan angin berkisar 18 kilometer per jam namun masih mendukung kejurnas paramotor Indonesia 2018.

Salah satu peserta dari tim kantor SAR Lampung, Adi Ayang Syah menyebutkan, ia optimis dapat menyabet medali sejumlah kategori.

Salah satu atlet yang pernah menduduki peringkat 15 dalam 10th World Paramotor Championship (WPC) di Thailand tersebut mengaku sudah menjajal medan yang ada di pantai Kedu Warna.

Sebagai salah satu atlet paramotor ia mengaku mengikuti Kejurnas Paramotor Indonesia 2018 sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus mencari prestasi.

Sejumlah kategori yang akan diikuti di antaranya kelas precision, economic, navigation dan overall. Sejumlah kondisi terbang yang akan diikuti pada kejuaraan tersebut diantaranya kondisi calm, slalom di atas air dan pasir dengan kondisi angin Selatan pantai Kedu Warna yang cukup kencang.

Selain itu, Kejurnas paramotor Indonesia 2018 di Kedu Warna disebutnya menjadi ajang untuk latihan sebelum gelaran Asia Oceania Paramotor Championship (AOPC) pada 2019 mendatang.

Lihat juga...