Puluhan Atlet Ikuti Kejurnas Paramotor di Pantai Kedu Warna Kalianda

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Selain meningkatkan kualitas atlet, tujuan lain kejurnas paramotor di lokasi wisata yakni untuk memperkenalkan sektor wisata bahari di Lampung Selatan.

“Harapan kita destinasi wisata bahari di Lampung Selatan semakin dikenal karena peserta dengan sejumlah timnya berasal dari sejumlah provinsi di Indonesia,” beber Bambang.

Keunggulan pantai Kedu Warna yakni memiliki bentang alam yang menarik. Hamparan pasir dengan bentangan mencapai lebih dari tiga kilometer lebih sangat mendukung olahraga paramotor.

Kondisi angin Selatan yang mendukung disebutnya memiliki kecepatan sekitar 5 hingga 10 kilometer per jam. Meski saat hari pelaksaanaan kecepatan angin berkisar 18 kilometer per jam namun masih mendukung kejurnas paramotor Indonesia 2018.

Salah satu peserta dari tim kantor SAR Lampung, Adi Ayang Syah menyebutkan, ia optimis dapat menyabet medali sejumlah kategori.

Salah satu atlet yang pernah menduduki peringkat 15 dalam 10th World Paramotor Championship (WPC) di Thailand tersebut mengaku sudah menjajal medan yang ada di pantai Kedu Warna.

Sebagai salah satu atlet paramotor ia mengaku mengikuti Kejurnas Paramotor Indonesia 2018 sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus mencari prestasi.

Sejumlah kategori yang akan diikuti di antaranya kelas precision, economic, navigation dan overall. Sejumlah kondisi terbang yang akan diikuti pada kejuaraan tersebut diantaranya kondisi calm, slalom di atas air dan pasir dengan kondisi angin Selatan pantai Kedu Warna yang cukup kencang.

Selain itu, Kejurnas paramotor Indonesia 2018 di Kedu Warna disebutnya menjadi ajang untuk latihan sebelum gelaran Asia Oceania Paramotor Championship (AOPC) pada 2019 mendatang.

Lihat juga...