PUPR Imbau Warga tak Pasang Keramba di Bendungan Logung

Ilustrasi -Dok: CDN

KUDUS – Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengimbau warga agar tidak melakukan kegiatan perikanan dengan keramba di Bendungan Logung, Kudus, Jawa Tengah, guna menjaga kualitas air.

“Kita sudah banyak pengalaman, keramba ikan di bendungan yang mengakibatkan air bendungan tercemar dan ikan mati. Ini juga menjadi sumber air baku. Jadi, saya harapkan Pemda tidak mengizinkan keramba ikan, tetapi kalau perikanan tangkap boleh,” jelas Dirjen SDA, Hari Suprayogi, di Kudus, Selasa (18/12/2018).

Pihaknya bersama Pemkab Kudus, telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Logung yang dapat mengairi irigasi seluas 5.296 hektare, di mana irigasi eksisting 2.805 hektaree dan irigasi yang akan dikembangkan 2.491 hektare.

“Selain ektensifikasi lahan pertanian, terjaminnya suplai irigasi akan meningkatkan indeks pertanaman (IP) petani, minimal 200 persen, sehingga petani bisa dua musim tanam padi dan satu kali musim tanam palawija,” ungkap Dirjen SDA, Hari Suprayogi.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar 200 liter per detik di perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Kudus, pengendalian banjir dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro sebesar 0,50 MW yang akan digunakan untuk operasional bendungan.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, Ruhban Ruzziyatno, mengatakan pariwisata di Bendungan Logung nantinya harus tetap memperhatikan prinsip hidrologi dan konservasi dari hulu ke hilir.

Selain akan meningkatkan produksi pertanian, air baku dan pariwisata, bendungan juga akan mengurangi banjir yang selama ini dialami masyarakat di Kecamatan Jekulo dan sekitarnya.

Acara pengisian awal bendungan yang dilakukan Selasa (18/12), dihadiri oleh Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Agung Djuhartono, Kepala Pusat Bendungan, Ni Made Sumiarsih, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, Ruhban Ruzziyatno, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Charisal A. Manu. (Ant)

Lihat juga...