Randang Padang Kian Dikenal Luas

234
Pekerja tengah memasak randang di sebuah rumah makan di Komplek Jondul, Kota Padang, Sumatra Barat -Dok: CDN
PADANG – Promosi randang yang dilakukan melalui Festival Nusantara Marandang di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/12), akan membuat kuliner khas Sumatra Barat itu semakin terkenal dan membuka peluang bisnis lebih luas bagi UMKM daerah.
“Semakin dikenal, randang akan semakin banyak yang meminati, tentu akan semakin banyak pula permintaan. Ini menguntungkan UMKM yang memproduksi randang,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Zirma Yusri, dihubungi dari Padang (Minggu (2/12/2018).
Menurutnya, peluang yang semakin luas itu nanti akan menarik UMKM lain untuk bergerak pula di usaha randang, sehingga varian yang muncul akan semakin banyak, dan konsumen bisa punya banyak pilihan.
Saat ini, menurut dia, yang telah memiliki izin usaha randang sekitar 200 UMKM, dan ada kemungkinan terus bertambah dengan semakin luasnya pasar, karena promosi yang gencar.
Mereka didorong untuk melengkapi izin dengan label halal, agar benar-benar bisa bersaing di pasar nasional.
Varian usaha randang yang ada saat ini, menurutnya juga sudah sangat beragam. Selain randang daging, ada jenis randang lokan, randang paru, belut, telur, tuna, lele, jengkol, paku ayam dan banyak varian lain.
Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumbar, Andre Setiawan, sebelumnya menyebutkan, saat ini terdata ada 400 varian randang yang produksinya tersebar hampir di semua kabupaten dan kota di Sumbar.
Kekayaan itu manjadi salah satu aset yang luar biasa, dan perlu untuk dipromosikan ke tingkat nasional dan internasional, melalui Festival Nusantara Marandang.
Selain untuk memperkenalkan randang sebagai kuliner terenak di dunia versi CNN, kegiatan itu juga diharapkan sebagai media promosi daerah mendukung pariwisata, agar semakin banyak wisatawan yang berkunjung.
Pada Festival Nusantara Marandang itu, Pemprov Sumbar melalui Dinas Koperasi dan UMKM mengutus 20 pelaku UMKM dari berbagai kota, di antaranya Kota Padang, Padangpanjang, Payakumbuh, Solok, Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Solok dan Tanah Datar.
Dalam kegiatan itu, pelaku usaha Randang ini disiapkan stand khusus. Mereka akan menjual Randang kemasan dan Randang siap makan beserta nasi dan ketan.
Pengunjung bisa langsung mencicipi berbagai macam Randang sesuai selara.
Usaha randang memanjakan lidah pengunjung Festival Nusantara Marandang itu yakni, Randang Padang (Ika Boga), Randang Katuju, Asese, Bundo Limbago, Randang Cik Ani, Tuna (Adiza Snack), Mizaki, Dania, Yen, Bundo, Uni Via, Uni Adek, Rumah Gadang, Lele, Uni Lili, Aina, Hj. Fatimah, Belut Amai, Paru dan Belut Amaey. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...