Realisasi PTSL Kota Bekasi, 85 Persen

Editor: Koko Triarko

Kantor BPN RI Kota Bekasi, di jalan Cahiril anwar -Foto: M Amin

BEKASI – Realisasi program pendfatran tanah sistematis lengkap (PTSL), melalui Badan Pertanahan Nasional, kantor pertanahan Kota Bekasi, hingga akhir 2018, baru mencapai 85 persen. Sementara target dibebankan mencapai 40.000 bidang tanah, baru sekitar 36 ribu terproses.

Namun demikian, BPN Kota Bekasi, sudah mengumumkan pencapaian sudah 99 persen dari pendaftaran yang masuk. Artinya, yang sudah diproses mencapai 39 ribuan bidang yang sudah masuk di BPN, jumlah target 40 ribu bidang tanah didaftar melalui program PTSL.

“Dari 40 ribu bidang tanah tersebut, tersebar di lima kecamatan, meliputi   Kecamatan Bantargebang, Rawalumbu, Mustikajaya, Bekasi Selatan dan Kecamatan Bekasi Barat,” ujar Koswara, Kepala Tata Usaha (TU) BPN Kota Bekasi, Jumat (28/12/2018).

Menurutnya, program nasional PTSL, terus berlanjut pada 2019, dengan target 30 ribu bidang lagi, di beberapa kecamatan di Kota Bekasi. Dikatakan untuk 2018, baru memprioritaskan lima kecamatan.

Sementara kendala di lapangan, seperti data harus dilakukan revisi, setelah tim turun langsung untuk melakukan pendataan.

Program PTSL, gratis, tidak dipungut biaya karena ditanggung melalui dana APBN.  Namun, berdasarkan Peraturan Walikota (Perwal) tahun 2018 yang mengacu Surat Keputusan (SK) 3 Menteri, pemohon dikenakan biaya administrasi Rp150 ribu sebagai biaya kelengkapan.

“Biaya PTSL tidak dipungut BPN, tapi yang mengelola biaya itu di tingkat kelurahan,” ucap Koswara.

Lebih lanjut, dia mengakui masih ada sebagian warga yang belum mengetahui program PTSL. “Warga masih bingung antara program Prona dan PTSL yang sudah menjadi program nasional,” tandasnya.

Untuk itu, imbuhnya, BPN Kota Bekasi tahun depan membuat kebijakan turun langsung ke masyarakat, untuk melakukan sosialisasi.

Lihat juga...