Realisasi Serapan Anggaran Lamsel Masih Minim

173
Rupiah - Dok. Kemenkeu

LAMPUNG SELATAN – Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) masih minim. Termasuk realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui sektor Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang juga masih rendah.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, mengajak seluruh jajarannya untuk bekerja lebih keras lagi, dan segera menuntaskan program kegiatan yang telah direncanakan hingga akhir 2018 ini. “Ini perlu menjadi perhatian kita semua, agar bekerja lebih keras lagi,” kata Nanang Ermanto, Minggu (9/12/2018).

Pada akhir pekan ini, Nanang Ermanto menggelar briefing, dengan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Pemkab Lamsel, di rumah dinas bupati setempat. Nanang menyebut, tahun anggaran 2018, hanya  tersisa satu bulan. Hari efektifnya tinggal 15 hari. Karena itu, diinsutruksikan, seluruh pejabatnya untuk segera melaksanakan kegiatan, atau pekerjaan yang telah diprogramkan.

“Saya minta para camat dapat maksimalkan waktu yang ada. Sosialisasikan dan kerja sama dengan kades serta kadus agar warganya taat bayar pajak,” tandasnya.

Nanang mengungkapkan, menjelang berakhirnya tahun anggaran, serapan anggaran dari beberapa dinas masih di bawah 80 persen. Sebelumnya, DPRD Kabupaten Lamsel, telah pula menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019. Dalam Raperda tersebut, belanja APBD 2019 yang diajukan Pemkab Lamsel sebesar Rp2,360 triliun. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...