Remaja Masjid Ikut Amankan Misa Natal di Maumere

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MAUMERE — Toleransi antara umat beragama di kabupaten Sikka telah terjalin dengan baik sejak dahulu kala dan terus dijaga hingga saat ini, dimana dalam setiap hari raya salah satu agama, organisasi keagamaan dari agama lain ikut terlibat menjaga keamanan.

Remaja masjid
Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang,SIK. Foto : Ebed de Rosary

“Kami sudah terbiasa dalam setiap perayaan Natal dan Tahun Baru serta Paskah terlibat dalam menjaga keamanan dan parkiran di gereja Katedral Maumere,” sebut Muhammad Anjas, salah seorang remaja masjid Al Hidayah Kampung Buton, kelurahan Kota Uneng Maumere, Selasa (25/12/2018).

Dikatakan Anjas, saat menjelang perayaan Natal, remaja masjid Al Hidayah juga bahu membahu bersama umat Katolik dan Protestan di Kampung Buton membuat pohon Natal. Mereka juga ikut mengumpulkan uang untuk membeli ornamen untuk menghiasi pohon Natal.

“Kebiasaan ini sudah lama terjalin dan tetap terjaga. Saat lebaran juga, umat Katolik dan Protestan ikut membantu menjaga keamanan di masjid Al-Hidayah bahkan membantu menghiasi kampung dengan ornamen lebaran,” ungkapnya.

Anjas bersyukur, kehidupan toleransi ini tetap terjaga dan tidak terpengaruh oleh orang-orang luar yang ingin menghancurkan toleransi yang ada. Dalam keseharian pun semua umat beragama saling berbaur.

“Saat umat beragama lain mengalami musibah seperti kematian pun, umat beragama lain turut serta membantu. Apalagi di kalangan anak muda pun toleransi ini terus terbangun dengan baik,” tuturnya.

Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang, SIK menjelaskan, untuk mengamankan perayaan misa saat malam Natal dan hari raya Natal di beberapa gereja di kota Maumere, pihaknya mengerahkan 263 personel yang terdiri dari prajurit di Kodim 1603 Sikka, TNI AL dari Lanal Maumere, Brimob detasemen B Pelopor, Satpol PP, dinas Perhubungan serta remaja masjid.

“Semua gereja yang merayakan misa saat malam Natal dan hari Natal, kami menempatkan personel di sana. Untuk gereja yang memiliki banyak umat Katolik, jumlah petugas kami tambah,” sebutnya.

Selain itu tambah Rickson, pihaknya pun membuka 5 posko yang tersebar di bandara Frans Seda Maumere, pelabuhan laut Laurens Say, depan Gelora Samador, terminal bara dan depan Barata Mall.

“Kami berharap masyarakat untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang membuat situasi tidak aman dan nyaman. Kami juga akan melakukan patroli saat malam hari untuk mencegah agar anak-anak muda yang mabuk tidak berkeliaran di jalan raya dan mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” ungkapnya.

Disaksikan Cendana News, selaian remaja masjid juga terdapat beberapa pemuda dari organisasi Islam lainnya menjaga keamanan saat perayaan Natal di gereja.

Para remaja masjid dan organisasi pemuda lainnya pun terlihat ikut menata kendaraan yang parkir dan menjaga keamanan kendaraan tersebut. Dalam menjaga keamanan, semua organisasi pemuda tersebut selalu di bawah koordinasi Polres Sikka.

Lihat juga...