Rencana Operasi Militer Turki Didukung Suku Arab-Turkmen Suriah

Ilustrasi - Timur Tengah [googlemap]

SANLIURFA, TURKI — Suku Arab-Turkmen Suriah pada Ahad (16/12) menyampaikan dukungan mereka buat operasi militer yang direncanakan Turki di sebelah timur Sungai Eufrat terhadap kelompok gerilyawan YPG/PKK.

Omer Dede, Wakil Ketua Perhimpunan Suku Turkmen dan Arab Suriah, mengatakan mereka menyambut pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu bahwa operasi untuk membersihkan wilayah tersebut, yang berada di sisi timur Sungai Eufrat dan dikuasai kelompok YPG/PKK akan dimulai “dalam beberapa hari”.

Ketika berbicara kepada wartawan bersama dengan 50 lagi anggota di Provinsi Sanliurfa di bagian tenggara Turki, Dede mengatakan mereka mengharapkan campur-tangan Turki secepatnya di wilayah itu untuk menjamin kepulangan mereka ke tempat tinggal mereka.

“Mereka telah mengusir kami dari tanah kami. Kami akan pulang ke tanah air kami sebagai orang Turkmen, Arab dan Kurdi,” kata Dede.

“PYD telah menghukum saudara kami dari Suku Kurdi. Mereka yang berada di sana telah datang dari Qandil dan tak memiliki hubungan dengan tanah air kami. Tujuan utama mereka ialah untuk memecah Suriah,” kata Dede.

“Jika AS ingin gajah bermain, biarkan mereka bermain dengan negara mereka sendiri,” kata Bede, sebagaimana dikutip Kantor Berita Anadolu –yang dipantau di Jakarta, Senin pagi (17/12/2018). Ia merujuk kepada pesan dari para pejabat AS yang dikirim kepada kelompok oposisi Suriah pada Sabtu.

“Ketika gajah menari, kalian harus menjauh dari lantai tempat mereka menari,” dengan bunyi pesan tersebut, yang mengancam kelompok oposisi Suriah agar tidak mendukung operasi yang direncanakan itu. [Ant]

Lihat juga...