Ribuan Orang di Magetan Belum Rekam KTP Elektronik

Rekam data e-KTP Dok: CDN

MAGETAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukpencapil) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyebut, masih ada sekira 11.000 orang di daerah itu yang belum merekam Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

Kepala Seksi Identitas Penduduk Dispendukpencapil Kabupaten Magetan, Singgih Indraya, menyebut, dari 11.000 orang yang belum merekam KTP elektronik, ada yang memang sudah meninggal, memiliki data kependudukan ganda. Dan ada yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Saat ini, Dispendukpencapil sudah melakukan upaya jemput bola, melakukan perekaman keliling, sesuai surat resmi dari kecamatan.

“Tapi ternyata, ada yang ganda, warga sudah meninggal, tapi tidak dilaporkan ke Dispendukpencapil. Untuk itu, kita akan melakukan perekaman dengan cara menyisir pemilih pemula, terutama anak-anak sekolah,” tutur Singgih, yang ditemui saat perekaman KTP elektronik bagi pemilih pemula di SMK Yosonegoro.

Jumlah penduduk Kabupaten Magetan adalah, 691.423 orang. Dari jumlah tersebut yang wajib memiliki KTP sebanyak 550.829 orang. Dari jumlah wajib KTP tersebut, yang sudah melakukan perekaman 563.011 orang. Hingga saat ini, jumlah pemilih pemula yang belum melakukan perekaman KTP elektronik ada 1.460 orang. “Jumlah 1.460 orang itu, terhitung per November lalu. Kemungkinan sekarang sudah bertambah lagi,” ucapnya.

Dispendukpencapil Magetan, telah berupaya untuk melakukan perekaman dengan cara jemput bola, dengan sasaran prioritas pemilih pemula dan lansia jompo. “Sedangkan bagi yang usia di atas 23 tahun wajib melakukan rekaman di kecamatan, jadi bukan termasuk yang kita datangi,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...