Ribuan Pesilat Ikuti Kejuaraan Bekasi Open Kedua

Editor: Mahadeva WS

BEKASI – Ratusan atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia, mengikuti kejuaraan pencak silat Bekasi Open ke-dua. Kejuaraan yang digelar club Satria Muda Indonesia (SMI), Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) tersebut berlangsung hingga Minggu (23/12/2018).

Ketua pelaksana kejuaraan Silat SMI Bekasi Agung Yulisrianto – Foto M Amin

“Kejuaraan murni dibiayai sendiri, atau istilahnya dari peserta untuk peserta. Tidak ada sponsor ataupun donatur,” ungkap Agung Yulisrianto, Ketua Pelaksana Kejuaraan Silat SMI, Jumat (21/12/2018).

Peserta dibebani biaya pendaftaran Rp175 ribu per orang. Dana tersebut digunakan untuk sewa gor, bayar wasit dan biaya lain, selama penyelenggaraan kejuaraan. Lomba tersebut memperebutkan hadiah, untuk juara umum pertama, hadiah pembinaan Rp1,5 juta, juara II, Rp750 ribu, dan juara III Rp500 ribu. Adapun katagori yang diperlombakan, tunggal, ganda, regu dan tanding. Total peserta yang mendaftar mencapai 1.700 atlet.

Agung menyebut, pihaknya sudah mengajukan proposal bantuan ke Pemerintah Kota Bekasi, meminta bantuan piala dan medali. Namun proposal yang diajukan tidak pernah di setujui. Kendati demikian, kejuaraan yang sudah digelar hingga dua kali tersebut, tetap terlaksana. Atlet yang mengikutinya berasal dari seluruh Indonesia. Peserta yang hadir dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera, dan Sulawesi Utara. “Pesertanya mulai dari jenjang SD, SMP, SMA dan umum. Peserta dari Kota Bekasi, mencapai 50 atlet,” ungkap Agung.

Agung menyebut, kejuaraan tersebut, menjadi ajang silaturahmi pendekar silat dari berbagai daerah di Indonesia. Kejuaraan ini, menggelar pertandingan kategori silat prestasi, tanpa ada aliran tertentu yang diperlombakan. Lomba ditujukan untuk membangun kemampuan setiap perguruan, agar dapat merangsang apresiasi masyarakat terhadap seni silat. “Peserta dari daerah, yang mengikuti kejuaraan ini datang langsung. Kami hanya mencarikan tempat menginap dan yang bayar mereka sendiri,” pungkas Agung.

Lihat juga...