Sambut Natal Warga Perbatasan Gelar Bakar Batu Bersama

Ilustrasi - Bakar Batu [ITH]

JAYAPURA — Warga perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) tepatnya di Kompleks Lounching, Skouw-Wutung, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Papua, gelar acara bakar batu bersama sambut perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Tokoh adat perbatasan Stanis Tanfa Cilong mengatakan, acara bakar batu bersama itu mengundang satuan tugas (satgas) pengamanan perbatasan (pamtas) RI-PNG Yonif PR 328/DGH dan aparat Polsek setempat.

“Kegiatan adat bakar batu ini dihadiri kurang lebih 80-an warga yang ada di perbatasan RI-PNG,” katanya di Kompleks Lounching, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Rabu (26/12/2018).

Menurut dia, kegiatan tersebut memang dirayakan setiap tahun dalam menyambut Natal dan Tahun Baru.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini selain merayakan Natal dan Tahun Baru juga untuk mempererat hubungan antara masyarakat bersama dengan aparat TNI dan Polri,” katanya.

Kegiatan ini tidak hanya bagi umat Kristiani saja tetapi juga diundang masyarakat beragama Islam, Hindu, Budha dan Katolik untuk ikut merayakan bersama-sama.

“Ini kegiatan bersama warga yang melibatkan aparat negara. Tidak ada perbedaan antara masyarakat asli dengan masyarakat pendatang dan juga tidak membeda-bedakan agama. Semua masyarakat menjadi satu dan berbaur dalam kegiatan adat bakar batu ini,” kata Stanis.

Sementara itu, Pasiter Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif PR 328/DGH Lettu Inf Rahman NW mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut.

“Kami dari Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH mendukung segala kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, baik dari segi pengamanan maupun kelancaran jalannya acara adat ini,” katanya.

Kegiatan acara adat ini dihadiri juga oleh Kapospol Sub Sektor Perbatasan Skouw Ipda Kasrun, Kepala Kampung Skouw Bapak Bernard, Kepala Kampung Mosso Charles Weapafoa dan tokoh agama perbatasan Agus Weapafoa. [Ant]

Lihat juga...